Desa Prima Kulon Progo Gelar Ekspose Hasil Karya Perempuan Tahun 2021

  • 01 Desember 2021 13:48:05
  • 77 views

Pengasih, Sebagai upaya pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kulon Progo Forum Desa Prima Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Kulon Progo gelar Ekspose Hasil Karya Perempuan Tahun 2021, bertempat di Demaya Mart, Tawangsari Kapanewon Pengasih ,Rabu (1/12/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Drs. Jazil Ambar Was'an, Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Kulon Progo Drs. Yohanes Irianta, M.Si, Kasi Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DP3AP2 DIY Rofiqoh Widyastuti, S.Sos, M.P.H.,  Kepala OPD terkait serta Para Mitra Demaya.

Acara ini berlangsung dari tanggal 1 - 4 Desember 2021 dari jam 09.00 WIB - 21.00 WIB dan  terselenggara atas dukungan Dana Keistimewaan Yogyakarta serta dibawah binaan Dinsos PPPA Kulon Progo. 

Ketua Panitia acara Ida Yureni dari Forum Desa Prima Kulon Progo, menyampaikan Desa Prima atau kepanjangannya Desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri merupakan Kelompok Ekonomi Produktif perempuan yg diinisiasi oleh DP3AP2 DIY.

panitia

Kegiatan ekspose tersebut merupakan salah satu program kerja Desa Prima dalam rangka pemberdayaan ekonomi perempuan dengan memperkenalkan dan mempromosikan produk kaum perempuan Kulon Progo kepada masyarakat berupa kerajinan dan makanan.

"Forum Desa Prima Kulon Progo sedang berupaya terus memperluas jangkauan dan jaringan pemasaran produk kaum perempuan dengan memperkenalkan dan mempromosikan melalui ekspose ini," kata Ida.

Selain pembukaan ekspose hasil karya perempuan, pada kesempatan yang sama juga di launching tempat usaha berupa Demaya Mart yang merupakan kepanjangan dari Desa Prima Jaya Mart yang didalamnya terdapat Mart (toko), Pojok Kopi dan Angkringan yang juga menampung produk-produk UMKM perempuan.

"Dengan dibukanya Gerai ini diharapkan dapat dijadikan momentum yang strategis untuk melakukan promosi produk kaum perempuan Kulon Progo, dan agar menjadi tujuan kunjungan jajan serta rekreasi keluarga bagi masyarakat Yogyakarta," terang Ida.

Dijelaskan Ida, saat ini di Kabupaten Kulon Progo terdapat 27 Desa Prima, Kelompok P2WKSS sebanyak 25 Kalurahan, dan Pelaku Industri Rumahan sebanyak 91 orang di 5 Kalurahan yang saat ini juga turut serta dalam ekspose tersebut yang akan berlangsung selama empat hari kedepan.

pak jazil

Sementara itu Bupati Kulon Progo Drs.H Sutedjo dalam sambutannya yang dalam hal ini dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Drs. Jazil Ambar Was'an berharapa agar pemberdayaan ekonomi perempuan ini semakin berkembang, maju, dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta menyumbang peningkatan terhadap Indeks Pemberdayaan Gender.

"Seiring berjalannya waktu, perempuan semakin bangkit membuktikan bahwasanya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan. Di era pandemi covid ini juga terbukti banyak usaha kecil yang justru bisa bertahan, yang notabene di gawangi ibu-ibu/perempuan-perempuan," kata Bupati. MC.Kab.Kulon Progo/humas/rani/agesti/tn.