Soft Opening Wisata Budaya Among Tani lahan Sawah Surjan Wujud Kolaborasi Nusa Brata

  • 28 November 2021 20:05:30
  • 71 views

 

Pleret – Bupati Kulon Progo didampingi Wakil Bupati menghadiri acara Soft Launching Wisata Budaya Among Tani di lahan Pertanian Surjan, Sabtu (27/11/21).

Acara sukses digelar oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo dengan menghadirkan penampilan Panembrama Ikatan Sinden Kulon Progo serta penampilan dari Club Guyon Waton Srundeng, Tere, Agung, Ari dkk.

Setiawan Tri Widada, S.Sos selaku Panewu Panjatan menyampaikan bahwa semangat untuk membangun serta meraih dana keistimewaan pemerintah kalurahan Pleret bersama masyarakat Pleret diharapkan menjadi contoh untuk kalurahan lain, dengan dibangunnya tempat wisata Sawah Surjan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan khususnya di Kulon Progo.

Dalam Laporan Penyelenggara Kepala Dinas Pariwisata Joko Mursito, S.Sn, M.A Didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir.Muh.Aris Nugroho,MMA, Kepala Dinas PU Ir. Gusdi Hartono, M.T, Kepala Dinas Kebudayaan Niken Probo Laras, S.Sos,MH, Kepala BKAD Eko Wisnu Wardhana, S.E Wujud Dari Nusa Brata Kolaborasi bersinergi dari berbagai OPD untuk memajukan Bidang Pariwisata Surjan.

“ Titik ini akan kami jadikan sebagai destinasi wisata baru dengan tema wisata budaya lahan surjan, sebagai implementasi dari Nusa Brata Manunggal Sedya Mbraya Pariwisata.” Ujar Joko

“ Program kita dalam rangka pelestarian lahan Surjan ini dengan mewujudkan Agro Edu Wisata yang berbasis pada pertanian, budaya, dan pendidikan untuk generasi petani milenial. kedepannya harus ada peningkatan dari sisi pendapatan petani dengan wisata ini. ” kata Aris

Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana menyampaikan Apresiasinya sebelumnya telah mewakili Bupati dalam rangka menerima sertifikat bahwa Kulon Progo memiliki warisan budaya tak benda dari kementrian sudah ditetapkan secara nasional yaitu pertanian Surjan.

“ Menjadi identitas bersama bahwa pertanian di kulon Progo ini peradabannya pada waktu dulu sudah maju bisa memanfaatkan lahan dengan baik sehingga perlu diuri-uri. “ Jelas Fajar

Selanjutnya, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati, SE turut memberikan sambutannya untuk kalurahan pleret jadikan wisata lahan surjan sebagai icon, sebuah assetnya desa serta potensi desa yang berkembang yang dapat digarap oleh semua dari petani milenial, ibu-ibu dan kulinernya untuk wisatawan dengan Packaging yang cantik sehingga punya nilai jual yang tinggi dan berdampak pada kesejahteraan petani.

Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo dalam sambutannya menyampaikan, Pini sepuh dulu sudah mempunyai ide-ide kreatif menyiasati alam secara luar biasa dan telah menciptakan sistem surjan yang telah diakui oleh dunia internasional.

“ Bapak Ibu sekalian kadang tani sedayanipun kulo aturi tetep manteb menggunakan sistem surjan ini karena memang alamnya dari sini alam kita seperti ini dan tepat menggunakan sistem surjan menika, karena ini menjadi sistem pertanian yang spesifik menjadi daya tarik untuk bisa dilihat oleh orang-orang lain.” Tutup Sutedjo. MC. Kab. Kulon Progo/Humas/Rani/Agesti