Pemkab Kulon Progo Resmikan Karya Seni Instalasi Di Destinasi Wisata Melalui Sambanggo

  • 31 Agustus 2021 14:33:36
  • 118 views

Galur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata Kulon Progo meresmikan Karya Seni Instalasi buatan seniman Kulon Progo selain melaunching, acara tersebut merupakan rangkaian Gerakan Sambang Kulon Progo (Sambanggo). Sebagai sarana pengembangan kearifan lokal dan potensi budaya, digelar di tepi pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kulon Progo DIY. Senin (30/8/2021). Pada kegiatan ini juga dilakukan pelepasan  tukik (anak penyu ) oleh Bupati bersama pejabat lainnya di Pantai Trisik.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Muristo, S.Sn, M.A dalam laporannya pelaksanaan menjelaskan kami hari ini melaksanakan dua kegiatan sekaligus.

“Pertama adalah launching karya instalasi wisata, yang kita akan menempatkan karya-karya ini di lima titik yaitu Nglinggo, Gunung Kendil, Alun-Alun Wates, Bukit Cubung, dan di Pantai Trisik dan pelaksanaan Sambanggo" ujarnya. 

Kegiatan dihadiri Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho SP, Msi dalam smabutannya mengatakan launching instalasi ini kami berharap menjadi gambaran bahwa Dana Keistimewaan (Danais)  itu bisa diperoleh, dimanfaatkan, dan dilaksanakan di seluruh kalangan masyarakat DIY, “Ini menjadi gambaran bahwa Danais semakin lama semakin bermasyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan Pantai selatan ini merupakan salah satu dari sebelas program strategis Gubernur DIY. 

Peresmian Instalasi Karya Seni tersebut secara resmi diawali oleh Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo dengan pemukulan kentongan dan diikuti oleh seluruh tamu undangan.

Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana, melalui sambutannya di acara Sambanggo mengatakan bahwa kami bersama pak Bupati, dan Ketua DPRD  berkomitmen bahwa tempat pariwisata di Kabupaten Kulon Progo ini memang wisata yang berbasis budaya dan berkolaboratif, karena ini menjadi identitas kita semua. Fajar Gegana meminta untuk seniman juga bisa terlibat dalam sektor pariwisata. 

Sementara itu,  Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo mengatakan pengelola wisata, rekan-rekan dari Pokdarwis kita tidak boleh menyerah dari kondisi ini, jadi kita harus semangat harus tetap maju dan mematuhu Protokol kesehatan (Prokes) agar segera terbebas dari pandemi Covid-19.

Bupati juga memberikan semangat kepada seluruh warga masyarakat dengan menyerukan Semangat Tanpo Sambat. Dalam kegiatan Sambanggo juga sekaligus digunakan untuk pemberian bantuan di Trisik, yaitu peralatan kebersihan kepada destinasi wisata, bantuan atraksi pariwisata bagi penangkaran tukik, bantuan masker bagi pelaku wisata dan bantuan bibit mangrove bagi desa banaran.

Karya seni instalasi dibuat oleh para seniman Kulon Progo yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kulon Progo. Karya seni berupa patung Penyu berbahan bambu yang dinamakan Sang Penyu di Tengah Samudera Asa karya Teguh Paino, bola Corona dari bambu dengan nama Jalan Menuju Dunia Baru  karya Wisnu Harjuno, Ekspresi Kecubung  Karya Mamik Slamet/Rohmat Mustofa, Hyang Batara Guru dengan tema patung wayang karya Agung Marwan Nugroho, dan Patung Tarian Lengger Sinamun Ing Samudana Karya Dwi Suyatno. Pembuatan karya seni tersebut dipimpin Kurator seni oleh Samsuli Nugroho.

Rangkaian kegiatan Sambanggo diakhiri dengan pelepasan tukik di bibir Pantai Trisik oleh Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo, dan juga diikuti seluruh tamu undangan dan warga masyarakat yang hadir. 

Usai acara peresmian di Pantai Trisik, selanjutnya Bupati didampingi Asda 1 Drs. H. Jazil Ambar Was’an beserta rombongan bertolak meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kapanewon Samigaluh dan Kapanewon Kalibawang. Pada lokasi peninjauan tersebut, Drs. H. Stedjo langsung menyambut hangat para warga masyarakat yang mengantre untuk mendapat suntikan vaksin.

Bupati kembali mengimbau bagi warga yang telah divaksin untuk tetap menjaga prokes secara ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ia meminta agar masayarakat turut mengajak keluarga, tetangga, dan seluruh kerabat yang belum di vaksin agar segera mendaftarkan dirinya ke lokasi vaksin terdekat supaya dapat tercipta Herd Imunity di Kabupaten Kulon Progo. MC Kab.Kulon Progo/Tn/Rizki/Candra