Menkes Minta Perkuat Testing dan Tracing Guna Menekan Penularan

  • 23 Agustus 2021 16:09:29
  • 50 views

Wates, Meskipun terdapat tren penurunan Covid-19 di Wilayah Yogyakarta, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap Pemprov maupun Pemkab untuk terus mengupayakan testing dan tracing tetap digalakkan guna mengurangi penularan. Hal tersebut disampaikan saat melaksanakan peninjauan pelaksanaan vaksinasi bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (21/8/2021).

Gunadi menyampaikan peninjauan dilaksanakan guna memantau vaksinasi dan progres testing dan vaksinasi. Menurutnya Covid-19 masih akan berlangsung agak lama, hal ini tentunya harus diikuti dengan terus meningkatkan testing dan tracing dilakukan sebagai salah satu upaya menekan penularan di masyarakat."Saat ini penting yang namanya testing dan tracing itu dilakukan, sebagai bagian hidup sehari-hari," katanya. 

Budi Gunadi menambahkan testing dan tracing yang cepat akan mengurangi risiko kematian karena terlambat ditangani yang disebabkan terlambatnya testing yang dilakukan. Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak khawatir untuk ditesting karena hal tersebut nantinya menyangkut penanganan yang harus dilakukan oleh fasilitas kesehatan.

"Kalau dikeluarganya ada yang sakit segera laporkan itu bagian dari testing dan tracing, jangan takut testing, sehingga bisa dirawat lebih awal tidak terlambat dan bisa sembuh," pesan Budi Gunadi.

Senada dengan Menkes, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan meskipun ada kendala testing dan tracing dilapangan namun harus tetap dilaksanakan secara maksimal mengingat jumlah kasus terkonfirmasi masih diatas 150 sampai dengan 200. "Jika biasanya yang dilacak dua atau tiga orang, harapannya kedepan bisa sampai enam atau delapan kemudian dari kasus terkonfirmasi agar dilakukan perawatan di isoter (isolasi terpusat) agar mudah terpantau," katanya. 

Panglima menekankan empat pilar yaitu TNI, Polri, Pemda dan Puskesmas harus bekerja keras untuk melaksanakan dan mengimbau msyarakat untuk mau di isoter kecuali hasil tracing kontak erat negatif sehingga kasus terkonfirmasi di Kulon Progo bisa dilevel 3 atau 2.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ditengah pelonggaran-pelonggaran PPKM, pihaknya terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Kita membatasi terkait dengan titik titik yg diberikan kebebasan agar betul betul melaksanakan aturan yang keluarkan oleh pemerintah sehingga potensi untuk kemudian tertular atau menulari masyarakat bisa betul-betul ditekan, disatu sisi tentunya kegiatan vaksinasi kita tingkatkan," ucap Kapolri.

Sementara itu Bupati Kulon Progo Drs. H.Sutedjo menyampaikan, Pemkab optimis mengejar target vaksinasi serta perkuat tracing kontak erat guna menekan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang masih tinggi sesuai arahan yang diberikan. Pemkab saat ini sudah dan terus melaksanakan vaksinasi setiap hari yang dilaksanakan pada seluruh fasilitas kesehatan milik pemkab yaitu RSUD dan Puskesmas. 

"Setiap hari kita melayani vaksinasi di seluruh Puskesmas, dan ada pula program vakisnasi yang dilakukan di Kapanewon dan Kaurahan guna percepatan vaksinasi meskipun beberapa kendala masih ditemui," kata Sutedjo. MC Kab.Kulon Progo/tin/Hry