Kawasan Tugu Malioboro YIA Dukung Pengembangan UMKM

  • 18 Agustus 2021 13:23:06
  • 128 views

Temon, Komplek Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) kini dilengkapi Kawasan Tugu Malioboro (KTM) yang merupakan replikasi dari destinasi wisata Malioboro yang berisi stand-stand seni, cinderamata dan kuliner khas Malioboro pada umumnya. Soft Opening KWT tersebut dilaksanakan bertepatan dengan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Selasa (17/8/2021).

Diresmikan langsung oleh Dirut PT Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi didampingi Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo, Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Akhid Nuryati, SE, Ketua Dekranasda Kulon Progo Dra. Sri Wahyu Widati, Direktur Java Connections-art management selaku mitra pengembang KRMT Indro Kimpling Suseno dan Pimpinan PT. Bank BPD DIY.

poto bersama

Dirut AP I Faik Fahmi menjelaskan pengembangan KTM YIA merupakan kontribusi AP I terhadap pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata Yogyakarta. "YIA dibangun dan dikembangkan dengan merepresentasikan unsur budaya, seni, dan pariwisata Yogyakarta dan senantiasa mendukung pengembangan perekonomian, pariwisata, dan budaya daerah yang dapat menunjang bisnis bandara yang berkelanjutan," jelasnya.

Ditambahkan Faik, KTM tersebut juga melengkapi sentra UMKM yang telah dibuka lebih dulu yaitu Pasar Kota Gede YIA, dimana keduanya menjadikannya YIA sebagai bandara dengan sentra UMKM terbesar di Indonesia. Total terdapat 20 stand UMKM di KTM YIA yang dalam pengolaannya bekerja sama dengan JavaConnections - Art Management. Adapun titik lokasi Kawasan Tugu Malioboro YIA terletak di gedung penghubung lantai mezzanine yang menghubungkan terminal penumpang dengan gedung parkir kendaraan YIA.

melihat batik

"Semoga Kawasan Tugu Malioboro dapat menjadi daya tarik, tidak hanya bagi penumpang, tapi seluruh masyarakat Yogyakarta serta wisatawan domestik dan internasional," imbuh Faik.

Sementara itu Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo dalam sambutannya menyampaikan keberadaan kawasan tersebut diharapkan akan menambah suasana semarak, menarik dan membanggakan di kompleks bandara YIA. "Semoga dengan suasana bandara YIA yang semakin menarik dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan memadai tersebut, akan menambah kenyamanan pengguna bandara, meningkatkan kunjungan dan tentunya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya lokal,"katanya.

peninjauan UMKM

Menurut Sutedjo hal tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kulon Progo terutama pada sektor-sektor ekonomi kreatif, UMKM dan pariwisata. Dimana melalui kawasan tersebut bisa menjadi media promosi dan publikasi kepada masyarakat luas.

"Dimasa sekarang ini media promosi dan publikasi sangat penting guna menunjang keberlanjutan ekonomi utamanya UKM dan UMKM yang lesu ditengah pandemi," kata Sutedjo.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kulon Progo juga melaksanakan peresmian gerai UMKM bantuan dari PT. Bank BPD DIY yang pengelolaannya diserahkan kepada Dekranasda Kabupaten Kulon Progo. Ia berharap keberadaan gerai UMKM dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan UMKM, sekaligus memperkenalkan produk Kulon Progo kepada masyarakat luas.

penyerahan simbolis

Lebih lanjut Sutedjo menjelaskan, keberadaan gerai UMKM di tengah-tengah kompleks bandara YIA ini, harus dengan sungguh-sungguh dijiwai dengan semangat Bela Beli Kulon Progo. Tentunya semangat-semangat untuk memberdayakan potensi lokal dan harus senantiasa didukung oleh pemerintah. "Semoga membawa kebaikan dalam upaya meningkatkan semangat Bela Beli Kulon Progo untuk membangkitkan ekonomi UMKM di tengah pandemi Covid 19," jelasnya. MC Kab.Kulon Progo/humas/tn