Inovasi Cabai PakU Menuju Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021

  • 24 Juli 2021 09:30:35
  • 274 views

Galur, Inovasi Cabai Pantai Kulon Progo (Cabai PaKU) memasuki proses verifikasi dan observasi lapangan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2021 oleh Tim Panel Independen (TPI) KIPP 2021 secara virtual, acara berlangsung di Trisik, Kalurahan Banran, Kapanewon Galur, Jumat (23/07/2021).

Hadir secara langsung pada kesempatan tersebut Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan beserta jajaran, Ketua Kelompok Tani Sido Dadi serta Ketua Kelompok Wanita Tani Melati. 

Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo menyampaikan dukungan dan kebanggannya terhadap cabai Paku yang masuk dalam Top 99 KIPP tahun 2021. Menurutnya inovasi yang telah mulai dirintis pada akhir tahun 2011 di pertanian wilayah lahan pantai Kulon Progo telah mampu mendukung dalam penurunan angka kemiskinan di tiga Kapanewon diantaranya Kapanewon Temon, Wates, Galur.

"Inovasi ini merupakan kerjasama Pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan dan menumbuhkan kesejahteraan ekonomi ditingkat petani cabai lahan pantai dan sekitarnya, harapannya Inovasi ini bisa masuk 45 besar guna meningkatkan semangat berinovasi", kata Sutedjo. 

Lebih lanjut Sutedjo memaparkan bahwa ada tiga inovasi yang telah dilakukan. Pertama inovasi lahan, perubahan dari lahan yang sama sekali tidak produktif menjadi sangat produktif, kedua adanya pelelangan untuk menampung hasil panen warga dan ini diikuti bukan hanya dari lokal Kulon Progo saja tapi dari daerah lain seperti Temanggung, Wonosobo dan lainya, dan inovasi yang ketika adalah tentang pengolahan hasil, yang sebelumnya hanya dijual berupa cabai sekarang sudah dikembangkan menjadi olahan pangan. 

Ketua Kelompok Wanita Tani Melati Titin menyampaikan bahwa saat ini telah ada bebarapa olahan hasil dari cabai PaKu dengan Branding Cabai Nyos. “cabai PaKu telah diolah menjadi sambal dengan berbagai varian rasa, seperti sambal Teri, sambal Terasi. Produk lainnya ada keripik pedas, cabai giling, cabai kering dan lainya,” terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Ir. Muh. Aris Nugroho, MMA, menjelaskan inovasi cabai Paku sebelumnya masuk dalam Finalis Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementrian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Dari Top 99 tersebut, dilanjutkan dengan verifikasi dan observasi lapangan oleh Tim Panel Independen, yang kemudian akan masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik .

"Inovasi Cabai PaKU merupakan inovasi pelayanan publik dalam kategori Inovasi pelayanan publik pemberdayaan masyarakat. Meskipun terkendala keterbatasan waktu, tahapan terakhir ini bisa berjalan lancar sehingga harapannya cabai Paku bisa masuk Top 45", kata Aris. MC.Kab. Kulon Progo/humas/dias/tn