Kodim 0731 Kulon Progo Bentuk Posko Terpadu Penanganan Covid-19

  • 19 Juni 2021 00:00:00
  • 710 views

Wates, Guna menindaklanjuti perkembangan kasus terkonfirmasi covid-19 yang meningkat, Kodim 0731 Kulon Progo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Posko Terpadu Covid-19 yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Jajaran Forkompimda Kulon Progo dan OPD terkait, bertempat di Aula Kodim 0731, Jumat (18/6/2021).

Komandan Kodim (Dandim) 0731 Letkol Inf. Yefta Sangkakala, S.Sos , menyampaikan Rakor ini digelar sesuai dengan arahan Pangdam IV Diponegoro yaitu terkait tugas pokok jajaran Kodim 0731 dalam penanganan Covid-19 dan PPKM sekala mikro di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

"Salah satu tindakan yang akan kami lakukan antara lain adalah pendirian Posko Terpadu di tingkat Kabupaten guna memudahkan koordinasi penanganan Covid-19," kata Yefta.

Dandim

Dijelaskan Yefta, selain hal tersebut selama ini Kodim 0731 juga sudah melaksanakan upaya penanganan berupa operasi yustisi, pembagian masker, 3T (testing, tracing dan treatment).

"Kedepan juga akan dilakukan beberapa tindakan penanganan lainnya seperti penyemprotan disinfektan, sosialisasi, vaksinasi serta tak kalah penting adalah himbauan dan pendekatan ke tokoh agama dan masyarakat," imbuh Yefta.

Sementara dr. Sri Budi Utami M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo mengatakan jajarannya siap mendukung langkah-langkah yang diambil TNI maupun unsur lainnya dalam penanganan Covid-19.

"Kami juga sampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah menggerakkan masyarakat, terutama lansia dalam program vaksinasi,"kata Budi.

kepala Dinkes

Dijelaskan Budi, gambaran situasi covid di Kulon Progo saat ini telah mencapai 737 orang dengan positif mencapai 94 orang perhari, sedang yang meninggal akibat covid mencapai 131 orang. Selain itu satu Zona merah ada di Sentolo dan yang masih menjadi klaster adalah SMP 2 Wates namun telah menyebar di keluarga.

"Artinya ini merupakan potret Kulon Progo saat ini, dan jika kita amati banyak masyarakat belum taat prokes khususnya saat menggelar hajatan," jelas Budi.

Menanggapi hal-hal tersebut Bupati Kulon Progo Drs. H Sutedjo menyampaikan peningkatan kasus di Kulon Progo harus menjadi perhatian seluruh unsur. Apalagi kapasitas beberapa RSUD rujukan Covid-19 juga sudah hampir terisi sepenuhnya.

"Dalam suasana pandemi dimana trend positif semakin merebak dimana - mana. Maka kita harus tetap semangat untuk melawan pandemi ini untuk spirit kita semua," kata Sutedjo.

Sutedjo berharap penanganan covid-19 tidak harus sama dengan daerah yang lainnya, sehingga dalam menyikapi jumlah terpapar ini, tidak perlu mengikuti trend wilayah lain.

"Saya harap komitmen dan wujud partisipasi kita semua dari seluruh elemen dan unsur di Kulon Progo ini serta masyarakat untuk melawan pandemi ini," pungkas Sutedjo. MC.Kab.Kulon Progo/humas/tn