Persiapan Program Apresiasi Desa, Bupati Kulon Progo Terima Audiensi KID DIY

  • 16 April 2021 12:40:15
  • 112 views

Wates, Bupati Kulon Progo didampingi oleh Kepala Diskominfo Kulon Progo beserta jajarannya menerima kunjungan dari Komisi Informasi Daerah (KID) DIY, di ruang kerja Bupati pada Rabu (14/4/2021). Kunjungan ini bertujuan untuk bersilahturahmi sekaligus penyampaian hasil Monitoring dan evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik tingkat DIY yang diselanggarakan oleh KID DIY pada 2020.

Dalam peretemuan ini, ketua KID DIY, Moh Hasyim, S.H,. M.Hum, menyampaikan secara langsung hasil monev untuk Kabupaten Kulon Progo. menurutnya Badan Publik di Kulon Progo yang mengikuti Monev diantaranya PPID utama, DPRD, BUMD, Serta PPID Pembantu di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kulon Progo.

“Untuk Kabupaten Kulon Progo, peringkatnya menuju  informatif dari lima kabupaten di DIY, untuk PPDI Pembantu yang informatif ada tiga yaitu Dinas Dikpora, Bappeda, dan Dinas PMD Dalduk dan KB. Menuju informatif ada 11 OPD, Kurang Informatif ada tujuh OPD, dan tidak Informatif ada tiga OPD. Sedangkan untuk tingkat kapanewon, yang menuju informatif satu Kapanewon, kurang informatif dua Kapanewon, dan tidak informatif ada dua kapanewon. Untuk BUMD ada satu kurang Informatif dan tiga tidak informatif, untuk DPRD hasilnya menuju Informatif,” papar Hasyim

Salah satu, anggota Komisioner KID DIY, Sri Surani, S.P., menjelaskan bahwa tahun ini akan ada program Apresiasi Desa yang merupakan kerjasama antara Komisi Informasi Pusat (KIP) dengan Kementrian Desa. Pihaknya menuturkan bahwa Kulon Progo dalam hal ini menjadi Pioneer satu – satunya kabupaten di DIY yang seluruh desanya atau kalurahan sudah memiliki SLIP Desa. Sehingga diharapkan Kulon Progo kedepannya lebih mudah dalam mempersiapkan kelengkapan terkait program Apresiasi Desa ini.

“Ini semacam Monev Desa tetapi dalam bentuk apresiasi Desa, sekaligus semacam pengembangan dari SLIP Desa. Untuk Kulon Progo-kan sudah ada, jadi nanti pengembannya harus ada regulasinya serta update informasi. Karena jika bentuknya Monev Desa, akan menjdi tidak setara meningkat karena belum semua desa memiliki SLIP Desa,” ujar Sri Surani. 

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo mengucapkan terimakasih atas laporan Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik oleh KID DIY untuk Kabupaten Kulon Progo, hal ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk lebih informatif terkait keterbukaan informasi.

“Kami ucapkan terimakasih atas hasil evaluasi ini, tentunya kami akan lebih meningkatkan lagi kedepannya agar lebih baik lagi. Untuk penilaian Apresiasi Desa nanti, kita harus tahu parameternya sehingga kita bisa menentukan Desa mana yang potensial untuk mengikuti lomba Apresiasi Desa,” tutur Sutedjo. MC Kulon Progo/Humas/Desta/April.