Bantu Warga Terdampak COVID-19 di Kulon Progo, Etnis Tionghoa Yogyakarta Gelar Bakti Sosial.

  • 31 Maret 2021 17:36:07
  • 99 views

Wates - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Yogyakarta melakukan audiensi dengan Pemkab Kulon Progo, berlangsung di ruang rapat Menoreh, kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (30/03/2021).

Audiensi diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo. Dalam audiensi tersebut, Pengurus PSMTI Yogyakarta memaparkan rencana kegiatan Bakti Sosial kepada masyarakat terdampak COVID-19 di wilayah Kulon Progo. Audiensi ini dilakukan guna mensinergikan program pemerintah daerah dan rencana Bakti Sosial agar dapat merata.

Ketua PSMTI DIY, Ellyn Sugiyanti mengatakan, Bakti Sosial akan digelar setiap bulan mulai Maret hingga Juni 2021. Bantuan diberikan kepada warga terdampak, seperti Pedagang Kaki Lima, Tukang Parkir dan lainnya.

“Kita membagikan bantuan beras dan masker kurang lebih 1000 paket untuk masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Ellyn Sugiyanti menjelaskan bantuan yang kami berikan ini sebagai bentuk kepedulian warga Tionghoa, yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia dan kami memberikan bantuan ini untuk masyarakat terdampak.

"Kami ini wagra Tionghoa ingin menyampaiakn kepedulian kepada warga terdampak COVID-19 di Kulon Progo. Penerima bantuan untuk semua kalangan seperti karyawan yang terkena dampak PHK, atau pasien yang terkena COVID-19 dan para pekerja seni,” ujarnya.

Adapun bantuan ini bersumber dari PSMTI Yogyakarta, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Yayasan Budha Tzu Chi dan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi).

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyambut baik dan mengapresiasi bakti sosial yang dilakukan PSMTI Yogyakarta. Bantuan berupa bahan pokok sangat diperlukan oleh masyarakat Kulon Progo yang saat ini terdampak pandemi COVID-19.

“kita menerima audiensi dan bantuan dari PSMTI Yogyakarta yang dipimpin Ibu Ellyn, tujuan mereka ke sini adalah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Kulon Progo terdampak pandemi COVID-19,” ujarnya.

Lebih lanjut Drs.H.Sutedjo berharap bantuan dari PMSTI Yogyakarta dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya oleh masyarakat. Selain itu, agar bantuan tepat sasaran dan teknis penyaluran, kami menyarakan PMSTI untuk berkomunikasi dengan Gugus Tugas , BPBD, Dinas Sosial dan Kesra. 

“Supaya nantinya masyarakat terdampak COVID-19 di Kulon Progo dapat manfaatnya serta tepat sasaran. Jangan sampai yang mendapatkan bantuan menerima bantuan kembali,” pungkas Sutedjo. MC Kab.Kulon Progo/Chandra/hms