Panen Jagung KT Makmur Dusun Gegunung, Hasilkan 84 Kwintal Per Hektar

  • 19 November 2020 14:46:57
  • 92 views

Pengasih - Kelompok Tani (KT) Makmur bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar lestari menggelar acara Wiwit dan Panen Raya Jagung di Bulak Sawah Jurang, Dusun Gegunung, Kelurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih. Selasa (17/11/2020). Selain memanen jagung, juga dilakukan tebar bibit ikan, panen sayur-sayuran dan pertunjukan gejog lesung dan seni tari.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulon Progo, Ir.M.Aris Nugroho, MMA mengatakan bahwa Kelompok Tani Makmur memperoleh hasil yang memuaskan. Bahkan produktifitas jagung di sana melebihi rata-rata produktifitas tingkat  kabupaten.

"Kami bersyukur, Kelompok Tani Makmur bisa memproduksi 84 kwintal jagung per hektar. Capaian ini di atas rata-rata produktifitas kabupaten yang hanya berkisar 62 kwintal per hektar," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulon Progo,” Aris Nugraha.

Aris mengatakan produksi jagung di area persawahan Pengasih memang tergolong cukup tinggi. Luas panennya setiap tahun bisa mencapai 619 hektar. Ini menjadikan Pengasih sebagai Kapanewon kedua di Kulonprogo yang menjadi sentra produksi jagung. Di atas Pengasih ada Kapanewon Sentolo yang hampir seluruh petaninya menanam komoditas tersebut.

Selain itu, rata-rata produksi jagung di Kulon Progo dalam tiga tahun terakhir ini berkisar 28.845 ton dengan luas panen 4.047 hektar. Pada tahun ini pihaknya menargetkan produksi jagung sebesar 29.052 ton dengan luas lahan panen 4.629 hektar. Dengan hasil panen di Bulak Sawah Njurang, yang terbilang memuaskan itu, Aris optimistis target produksi tahun ini bisa tercapai.

"Kami optimis target ini bisa tercapai, mengingat masih ada panen lagi pada bulan Desember, dengan lokasi di Sentolo dan Lendah," ujar Aris.

Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo, Drs.H.Sutedjo berharap produktivitas kelompok Tani Makmur bisa terus berkembang. Di samping itu ia juga berpesan kepada seluruh kelompok tani untuk bisa mengatur varietas jagung yang hendak ditanam.

“Usahakan varietas itu beda dengan Kapanewon lain di Kulon Progo, sehingga ketika panen raya nanti ada banyak jenis jagung yang bisa menjadi pilihan masyarakat,” ujarnya  

Sementara itu, Sugino, selaku Ketua Kelompok Tani Makmur berharapn kami menciptakan petani muda yang bisa mengolah sawah Kelompok Tani Makmur nantinya.

“Kedepannya akan menciptakan petani-petani muda. Supaya mereka dapat mengolah sawah ini yang mana sawah ini tidak akan dijual dan akan kita wariskan kepada mereka.” ujar Sugino. MC Kulon Progo/Nia