Pentas Musik Religi akan Ramaikan Gelar Potensi Kantong Budaya Kulon Progo

  • 27 Agustus 2020 19:25:14
  • 324 views

Wates, - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan rakor persiapan Gelar Potensi Kantong Budaya dan Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya di Aula Adikarta, komplek Pemkab. Kulon Progo, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut  bertujuanuntuk mengkoordinasi pelaksanan kegiatan pembinaan dan pengembangan rintisan Desa Budaya dan Kantong Budaya di Kulon Progo yang akan diselenggarakan bulan September dan Oktober mendatang diikuti 88 desa dari seluruh Kapanewon di Kulon Progo.

Dua agenda yang akan dilaksanakan yakni workshop kantong budaya dengan pengembangan karakter budaya di Kulon Progo dan rangkaian gelar potensi kantong budaya yaitu pentas musik religi. Pentas musik religi ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kulon Progo. Seluruh kalurahan bisa mngeikuti kegiatan ini dengan mengirimkan satu perwakilan yang terdiri dari 10 orang dengan durasi 20 - 30 menit.

Kepala Seksi Adat Tradisi dan Lembaga Budaya, Tayem, S.Sn, MM. menjelaskan bahwa kegiatan pentas musik religi bertujuan untuk melestarikan seni tradisi religi  sekaligus menjadi syiar dalam agama yang masyarakat anut.

“Perlu diketahui musik religi ini sifatnya tidak hanya satu agama tetapi seluruh agama yang ada di Kulon Progo yang mempunyai syiar dalam seni musik boleh mengikuti pentas ini. Untuk mengikuti pentas ini, harus sudah dikoordinasikan dengan korcam bersama kalurahan, artinya korcam dan kalurahan saling bekerja sama tidak boleh jalan sendiri,” tutur Tayem.

Tayem menambahkan, pentas ini akan dilaksanakan pada 7 September 2020 di tiga tempat yakni di auditorium Taman Budaya Kulon Progo, Studio Radio Megaswara, dan Pendopo Dharmais. Penyelenggaraan pentas musik religi diharapkan bisa berkembang sehingga bisa dibuat kegiatan 1.000 rebana di Kulon Progo.

Mengenai Gelar Potensi Kantong Budaya, Kepala Bidang Adat, Tradisi Lembaga Budaya dan Seni, Wruhantoro, S.S mengatakan, karena masih dimasa pandemi, pelaksanaan rangkaian kegiatan Gelar Potensi Kantong budaya akan tetap memautuhi protokol kesehatan dan tidak lepas dari tujuan utama diselenggarakannya Gelar Potensi Kantong Budaya yaitu untuk membangun kesadaran bersama atas kepemilikan seni lokal sebagai salah satu aset budaya Indonesia dan aktualisasi seni untuk memperkuat budaya lokal.

“Adanya pandemi covid-19 ini, menjadikan kegiatan kebudayaan banyak penyesuaian-penyesuaian dengan tujuan agar proses pembinaan apresiasi dan pelestarian budaya tetap terlaksanakan. dan kita harus tetap menghormati protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19,” ucap Wruhantoro.

Wakil Dewan Kebudayaan Daerah H.Umar Sanusi berharap Kantong Budaya bisa menjadi Rintisan Desa Budaya yang secara fungsional masyarakat Kulon Progo dapat menghidupi dirinya melalui pendekatan kebudayaan.

“Kami berharap Kulon Progo dapat menjadi baromater pengembangan peradaban kebudayaan. Hal ini sesuai amanat UU Keistimewaan yaitu salah satu keberhasilan keistimewaan adalah bila terwujudnya desa mandiri budaya, dikatakan desa mandiri budaya kalau masing-masing desa mampu mengembangkan potensinya secara optimal baik  seni pertunjukan, tata bahasa, dll,” ungkapnya.