Bupati Kulon Progo Resmikan Pertashop Di Bumirejo Lendah

  • 24 Agustus 2020 15:22:27
  • 1595 views

Lendah, -  Pertashop pertama di Kulon Progo resmi dibuka oleh Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, Senin (24/8/2020) di Jalan Brosot – Nagung, Jogahan, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah. Acara peresmian ini dihadiri oleh Sales Area Manager Pertamina wilayah DI Yogyakarta, Danramil Lendah, Kapolsek Lendah, Panewu Lendah, Lurah Bumirejo, Direktur dan Pengawas BUMDesa Binangun Bumi Rahayu Bumirejo serta OPD terkait.

Pertamina Shop atau yang disingkat Pertashop merupakan program kemitraan antara Kementrian dalam negeri (Kemendagri) dan PT. Pertamina (Persero) sebagai lembaga penyalur resmi Pertamina skala kecil yang menjual produk Pertamina berupa Pertamax, LPG dan Pelumas yang bertujuan memudahkan masyarakat Desa untuk mendapatkan BBM dan produk Pertamina lainnya. Dasar dari pelaksanaan Pertashop adalah MOU kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri RI dengan PT. Pertamina (Persero) tentang Dukungan Pemerintah dan Masyarakat Desa dalam Peningkatan dan Pengembangan Program Pertashop di Desa. Mou tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Mendagri Nomor : 117/3015/SJ tanggal 28 April 2020 perihal Percepatan Pelaksanaan Program Pertashop di Desa. Batasan pendirian Pertashop adalah di Kapanewon yang belum memiliki SPBU jikalau sudah memiliki SPBU, syaratnya harus berjarak 10 km dari tempat dibangunnya Pertashop. Hal ini agar omset Pertashop bisa terjamin bagus dan tidak menganggu omset SPBU lain.

Terdapat 70 titik Pertashop di area Jateng dan DIY. Sedangkan untuk DIY, ada 6 titik diantaranya 1 di Sleman, 3 di Gunung Kidul dan 2 di Kulon Progo yaitu di Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah dan di Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh. Untuk tahap berikutnya akan ada kurang lebih 12 hingga 16 tambahan titik di DIY.

Lurah Bumirejo, R. Edi Winarno, SE menyampaikan, apresiasinya kepada PT. Pertamina (Persero) yang sudah menerima pengajuan proposal dari Kalurahan Bumirejo dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo serta OPD terkait yang sudah membantu terwujudnya program Pertashop di Kalurahan Bumirejo. Ia berharap Pertashop ini dapat menggerakkan roda perekonomian di Bumirejo dan sekitarnya.

“Terima kasih atas dukungan serta semangat dari pemerintah Kabupaten kepada pemerintah Desa dan juga PT. Pertamina sehingga kami dalam mengajukan proposal bisa mendapatkan program Pertashop yang hari ini telah diresmikan. Tujuan Pertashop ini untuk bisa memudahakan masyarakat dalam mendapatkan bahan bakar juga harapan kami selaku pemerintah desa ini bisa menaikkan pendapatan asli desa dan menjadi salah satu usaha yang bisa menyokong kegiatan pembangunnan perekonomian di Desa Bumirejo,” ujar Edi.

Edi menambahkan, rencananya selain Pertashop juga akan dibangun pengembangan usaha-usaha dan fasilitas pendukung lainnya di sekitar Pertashop guna menjadikan Pertashop lebih baik lagi kedepannya.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina wilayah DI Yogyakarta, Pande Made Andi Suryawan mengatakan, program Pertashop dilakukan supaya masyarakat bisa menikmati harga, kualitas produk, dan takaran sama seperti SPBU. Pertashop ini juga akan menjadi pemicu pertumbuhan perekonomian bagi kalurahan Bumirejo.

“Ini untuk mendekatkan masyarakat terhadap sumber energi, sumber energi yang sehari-hari digunakan masyarakat kan elpiji dan bbm, kalau pangkalan elpiji saat ini setiap desa sudah ada, sudah mudah, sedangkan untuk bbm belum bisa semerata elpiji karena fasilitas penyalurannya cukup rumit sehingga untuk dapat menjangkau masyarakat desa dibuatlah konsep pertashop ini yang harganya sama dengan SPBU. Kalurahan Bumirejo ini letaknya sangat strategis apalagi jalannya menjadi akses menuju bandara sehingga kami menyetujui Pertashop pertama di Kulon Progo berada di Kalurahan Bumirejo dan yang dijual adalah produk Pertamax dengan kapasitas tengkinya mencapai 3000 liter,” terang Andi.

Lebih lanjut Andi mengatakan, seluruh lembaga penyalur resmi pertamina baik SPBU, agen elpiji atau Pertashop akan selalu dalam pengawasan Pertamina baik dari sisi marketing, safety maupun hal-hal lain terkait pengoperasian Pertashop.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan, Pertashop merupakan perwujudan keseriusan pemerintah dalam membangun desa, menggeliatkan perekonomian desa, serta mendekatkan pelayanan BBM berkualitas ke desa.

“Pertashop merupakan aktivitas ekonomi yang harus didukung sangat bermnafaat untuk membei layanan sedekat-dekatnya dengan masyarakat pedesaan untuk mendapat akses bbm. Disamping manfaat bagi masyarakat umum juga manfaat bagi BUMDES, BUMDES akan punya hasil usaha yang lebih sehingga diharapkan laba bersih meningkat, maka akan meningkatkan pendapatan asli desa,” jelas Sutedjo. MC Kulon Progo/Fira/Hari