Pencanangan Gerakan PKL Patuh Protokol Kesehatan

  • 29 Juli 2020 14:39:50
  • 729 views

Wates, Dalam rangka penanganan percepatan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo, melaksanakan pencanangan gerakan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) patuh protokol kesehatan di Alun-Alun Wates sisi selatan, yang dihadiri Bupati Kulon Progo, Wakil Bupati Kulon Progo, Asda 2 dan OPD lainnya, Selasa (28/7/2020).

Pencanangan Gerakan PKL Patuh Protokol Kesehatan pada hari ini sebagai wujud penerapan adaptasi kebiasaan baru yang nantinya akan dilanjutkan ke kawasan PKL di Kapanewon-Kapanewon, sekaligus penyaluran tempat cuci tangan portabel yang sumber dananya berasal dari anggaran Belanja Tidak Terduga APBD Kulon Progo.

Pencanangan gerakan PKL patuh protokol kesehatan ini dilakukan dengan pemasangan sticker tentang imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan dan penyerahan bantuan kepada PKL berupa 100 buah tempat cuci tangan portabel untuk 191 PKL di Alun-Alun Wates, PKL depan pasar wates dan PKL seputar BPD Wates, yang merupakan donasi dari Baznas Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo didampingi Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana juga melakukan peninjauan langsung terhadap pedagang dan pengunjung di Alun-alun Wates dalam melaksanakan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Peninjauan ini menyusul kian ramainya Alun-alun Wates di tengah masa pandemi Covid-19. Hal itu sejatinya sesuai dengan kebijakan pemerintah menggerakkan kembali perekonomian masyarakat pasca terpuruk imbas pandemi. Namun, di sisi lain bisa menjadi bumerang apabila dalam keramaian ini tidak sesuai protokol kesehatan.

"Jangan sampai publik terjebak dengan kondisi saat ini, sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Kita tidak boleh terlena, dan seakan-akan sudah aman. Covid-19 itu ancaman dan hingga sekarang masih ada," ucap Sutedjo.

Sutedjo juga mengimbau kepada para pedagang dan pengunjung untuk selalu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagian Keamanan dan Hubungan Masyarakat Paguyuban Pedagang Alun-alun Wates (Paku Alwa), Bimo Prasetya mengatakan sejauh ini pihaknya sudah mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah. Protokol ini tak hanya berlaku bagi pedagang, tapi juga pengunjung alun-alun.

"Untuk pengujung kalai tidak pake masker kami minta cari masker, kalau tidak mau pake, kami suruh pulang," ujarnya.

Bimo, mengatakan saat ini Alun-alun Wates memang sudah ramai kembali. Tidak seperti dua bulan lalu yang menurutnya begitu sepi karena imbas pandemi. Dengan kian ramainya alun-alun sementara saat ini masih masa pandemi, maka penerapan protokol kesehatan terus digencarkan.

"Seluruh pedagang di sini wajib pakai masker dan mengimbau pembeli untuk menerapkan protokol kesehatan salah satunya jaga jarak. Kami juga rutin memantau penerapan protokol kesehatan di sini," tuturnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Alun-Alun Wates, Purnaningtyas, mengaku penerapan protokol kesehatan di Alun-Alun Wates sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan lagi karena masih ada pengunjung yang tidak tertib menerapkan protokol kesehatan.

“Sudah diterapkan dengan baik protokol kesehatannya, disediakan tempat cuci tangan, diterapkan jaga jarak, cuman tadi saya masih melihat ada pengunjug yang tidak pakai masker mugnkin bisa ditegur,” jelasnya. MC Kulon Progo/Dhofin/Fira