Mewujudkan Kemandirian Pangan di Kulon Progo dengan Gempar

  • 27 Juli 2020 14:44:30
  • 610 views

SAMIGALUH- Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan di Kulon Progo, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarsari yang berada di Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh melakukan Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan atau GEMPAR serentak di seluruh Kapanewon dan Kalurahan tingkat Kabupaten pada Jumat, (24/7/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo bersama Wakil Bupati, Fajar Gegana beserta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, DPRD Kulon Progo, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pemberdaya Masyarakat dan Desa, Ketua TP (Tim Penggerak) PKK Kabupaten Kulon Progo dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Drs. H. Sutedjo mengatakan, secara global pertumbuhan persediaan pangan dibanding dengan konsumsi tidak seimbang, ditambah pandemi covid memaksa untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dengan pangan yang cukup bergizi. Selain berfokus pada lahan pertanian, tetapi juga memaksimalkan lahan pekarangan. “Ekstensifikasi dan intensifikasi dari lahan persawahan untuk target peningkatan masih bisa kita lakukan, tetapi perhitungan juga membutuhkan cost yang harus ditingkatkan pula sehingga menurut hitungan ekonomi, titik optimal itu sudah terdekati. Oleh karena itu, kita juga memberi perhatian pada lahan pekarangan. Lahan pekarangan kita ini belum terlalu dioptimalkan pengelolaannya dan pendayagunaannya, sehingga ini menjadi potensi”

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Arofah Noor Indriani mengapresiasi bahwa dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan serta optimalisasi lahan pekarangan sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan yang bergizi seimbang dan aman. “Harapan kami dengan kemandirian kelompok-kelompok di Kulon Progo ini bisa mencukupi DIY tidak hanya di Kulon Progo saja agar DIY tidak mengambil dari daerah tetangga. Potensi kita ada, namun belum optimal. Kita dongkrak agar potensi yang ada di DIY kira optimalkan.

Menurut Ketua Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Ir. Muh. Aris Nugroho, MMA, Kebunharjo merupakan salah satu desa satu lokasi fokus (lokus) stunting. Oleh karena itu, KWT Mekarsari yang berada di Kebunharjo menjadi lokasi pencanangan GEMPAR. Kegiatan ini disukseskan oleh 203 KWT Kabupaten Kulon Progo yang terlibat dengan rata-rata anggota 30 orang. Perintis KWT Mekarsari, Masirah mengaku bersyukur kegiatan swadaya yang dimulai tahun 2012 ini mendapat perhatian dari Pemerintah. Ia menambahkan, dengan adanya KWT Mekarsari dapat menghemat pengeluaran belanja kebutuhan sayuran. “Kita tidak mengeluarkan uang untuk konsumsi kebutuhan rumah tangga jadi kita masih ada sisa untuk ditabung. Hasil panen kita konsumsi, tapi diibaratkan tidak membeli”. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tahun 2021 menganggarkan bantuan APBD bagi 40 KWT dengan 10 juta rupiah tiap kelompok. Acara ini ditutup dengan penanaman bibit pohon pisang dan menebar benih ikan oleh Bupati Kulon Progo. MC Kulon Progo/Retri/Lia