Merasa Cukup, Sejumlah PKM Di Sentolo Kembalikan BST Rp600 Ribu

  • 19 Mei 2020 00:00:00
  • 669 views

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan mekanisme penyerahan melalui PT.Pos Indonesia, di setiap Kalurahan wilayah Kapanewon Sentolo, Kulon Progo berjalan sesuai protokol Covid-19. Bupati Kulon Pogo Drs.H.Sutedjo didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan Panewu Sentolo kembali melakukan peninjauan lapangan, Selasa (19/5/2020). Adapun lokasi yang akan ditinjau meliputi lima Kalurahan yakni Kaliagung, Sentolo, Salamrejo, Sukoreno dan Demangrejo.

Untuk Kapanewon Sentolo dengan delapan Kalurahan menyalurkan BST sebanyak 1786 Keluaga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan hasil pantauan di lima kalurahan, Kapanewon Sentolo penyaluran BST berjalan dengan cukup baik dan tertib serta menjalankan protokol pencegahan penularan Covid 19. Tersedia tempat mencuci tangan, hand sanitizer, penataan kursi antrian yang berjarak sekitar satu meter dan kewajiban mengenakan masker.

Ada hal yang menggembirakan bahwa di Kapanewon Sentolo terdapat banyak penerima manfaat yang mengalihkan bantuannya kepada orang lain. Total ada 27 PKM tersebut merasa bahwa dirinya sudah cukup dengan kesehariannya dan ada yang lebih berhak menerima bantuan tersebut. Namun dari total 27 terdapat delapan PKM yang salah sasaran seperti pensiunan, atau doubel bansos dan lainnya, selanjutnya dana tersebut yang tidak dialihkan akan dikembalikan ke Kas Negara.  

Bupati Sutedjo mengatakan sebenarnya para penerima manfaat tersebut bukan dari kalangan orang kaya, tetapi mereka sudah merasa cukup dengan apa yang mereka punya, sehingga merasa ada orang lain yang lebih berhak menerima bantuan tersebut dan mengalihkannya pada yang lebih membutuhkan.

“Jadi penyaluran bantuan tersebut bukan tidak tepat sasaran atau penerimanya adalah dari golongan orang mampu, tetapi para penerima yang mengalihkan bantuannya sudah merasa cukup dengan apa yang mereka punya dan merasa ada orang lain yang jauh lebih membutuhkan bantuan daripada mereka. Inilah letak kemuliaan hati para penerima yang mengalihkan bantuan tersebut,” Kata Sutedjo

Setelah melakukan peninjauan penyaluran BST dari Kemensos melalui PT.Pos Indonesia di Kapanewon Sentolo, Bupati juga melanjutkan tugas peninjauan penyaluran BST dari APBD DIY di Kalurahan Giripeni, Kalurahan Wates, Kalurahan Triharjo dan peninjauan hari itu di akhiri di Kalurahan Bendungan.

Di Kalurahan Giripeni penerima BST sejumlah 200 KPM, Kalurahan Wates 191 KPM, Kaluahan Triharjo 200 KPM dan Kalurahan Bendungan 206 KPM. Jumlah tersebut merupakan jumlah penerima manfaat murni setelah dikurangi penerima yang dobel bantuan lain (PKH, BLT dll) atau suda meninggal atau pensiunan.

Sementara itu di Kalurahan Giripeni, Bupati juga melakukan peresmian gedung kantor pelayanan Kalurahan Giripeni yang telah selesai pengerjaannya. Gedung tersebut dibangun dalam tiga tahap pengerjaan selama tiga tahun yang menghabiskan biaya sekitar Rp650 juta dengan tahap satu sumber dana berasal dari alokasi dana desa dan tahap ke dua dan tiga dari SILPA non dana desa. MC Kulon Progo/Evi