BAZNAS Kulon Progo Salurkan Santunan ZIS Kepada Abang Becak

  • 15 Mei 2020 00:00:00
  • 237 views

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kulon Progo menyediakan santunan untuk 150 Pengayuh Becak, santunan berupa uang tunai senilai Rp200 ribu. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, didampingi Ketua BAZNAS Kulon Progo Abdul Madjid di depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, Jumat (15/5/2020). Para pengayuh becak tersebut berasal dari sekitar pasar maupun stasiun Wates.

Pembagian santunan tersebut merupakan realisasi dari hasil Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) yang dikumpulkan oleh BAZNAS Kulon Progo. Dana tersebut berasal dari 2,5 persen penyisihan gaji para Aparartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulon Progo maupun dari masyarakat umum melalui BAZNAS.

Bupati Kulon Progo Sutedjo dalam sambutanya mengatakan BAZNAS dan Pemkab Kulon Progo secara rutin memberi infaq maupun shodaqoh yang berasal dari 2,5 persen penyisihan gaji para ASN di lingkungan Pemkab Kulon Progo, yang disalurkan melalui BAZNAS untuk dibagi kepada ratusan tukang becak maupun duafa, diakhir bulan suci Ramadan. Walaupun ditengah pandemi wabah Covid-19 ini berharap para pengayuh atau abang becak untuk mentaati ajuran pemerintah serta rajin membersihkan diri dan lingkungan.

“Momentum ini juga sebagai sosialisasi untuk lebih mengoptimalkan peran serta masyarakat termasuk pengayuh becak untuk mendukung kebijakan pemerintah dengan mentaati protokol kesehatan, sesuai perintah dari Gubernur DIY, bahwa hari ini bertepatan dengan gerakan wajib pakai masker, berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat ditengah wabah ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Kulon Progo, Drs.H.Abdul Madjid mengatakan, perolehan ZIS setiap tahunnya, nilainya terus tumbuh, untuk pentasarufan pada Januari sampai Mei 2020 menyalurkan 4,1 miliar, khusus bulan puasa 1,9 miliar untuk lima program yaitu takwa keagamaan, cerdas, sehat, peduli dan makmur. Untuk kali ini kita menyalurkan program peduli untuk abang becak.

“BAZNAS menyalurkan santunan sejumlah 100 lebih abang becak, dari yang terdaftar pada Dinas Perhubungan ada 86 abang becak serta BAZNAS sendiri menyediakan sejumlah 150 santunan. Untuk tahun ini, santunan diberikan abang becak yang aktif dalam kesehariannya mencari nafkah melalui becaknya, semoga bantuan dapat bermanfaat untuk mereka,” jelasnya.

Menurutnya untuk tahun ini masing – masing mendapat Rp200 ribu dan caping, rencananya BAZNAS ingin memoles becak agar seragam namun secara teknis cukup sulit dan belum bisa di laksanakan, berharap bantuan setiap tahunnya dapat meningkat.

“Walau sedang ada wabah Corona kesadaran berzakat, bersedekah dan berinfaq semakin meningkat,” kata Abdul Madjid.

Selain penyaluran santunan untuk penyaluran zakat dilakukan untuk lima sasaran, seperti kegiatan keagamaan dan tempat ibadah, kesehatan masyarakat, untuk anak didik keluarga miskin, kelompok ekonomi lemah dan pengusaha mikro, serta program peduli bagi warga terkena bencana dan musibah. MC Kulon Progo/hry.