Sambut Tahun Baru 2020, Gelar Seni Budaya di Pusatkan di Taman Budaya Kulon Progo

  • 31 Desember 2019 00:00:00
  • 613 views

Dalam rangka menyambut tahun baru 2020 Dinas Kebudayaan Kulon Progo menggelar serangkaian kegiatan seni budaya seperti pentas Angguk Campursari, sendra tari Sugriwo subali dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Acara digelar di Taman Budaya Kulon Progo, Selasa (31/12/2019).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, beserta Forkopimda, Camat, OPD dan sejumlah kelompok pengiat kebudayaan di Kulon Progo.

Kepala Dinas Kebudayaan Drs.Untung Waluyo mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyambut tahun baru 2020, dengan harapannya Kulon Progo semakin maju sejahtera dan bermartabat.

"Tema kali ini diangkat dari semangat generasi muda berkelana, dalam rangka menciptakan sejarah baru. kita tampilkan seniman muda, mulai dari penari angguk, sendratari Sugriwa subali, dan kesenian lain. Semua bernuansa generasi muda," ungkap Untung waluyo.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo saat menghadiri acara tersebut mengatakan hari ini kita akan akhiri 2019 dan memulai 2020, tentu pergantian tahun ini perlu jadi evaluasi diri apa yang sudah kita lakukan 2019 dan apa yang harus kita lakukan di tahun mendatang.

"Kami berterimakasih kepada Disbud yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dan tadi kita kukuhkan bersama forum budaya Kulon Progo yang terdiri dari berbagai seni budaya di Kulonprogo. Seni drama, wayang, tari Angguk, jathilan," kata Sutedjo

Ia berharap forum ini bisa dimanfaatkan dengam sebaiknya untuk betul-betul memperjuangkan kebudayaan kita supaya bisa lestari, bahkan dikembangkan sebaik-baiknya. Kami harap ini tidak hanya sekadar seremonial, atau sekadar pembentukan lembaga atau forum saja, kami harap bisa berfungsi efektif.

Sutedjo menambahkan kita harus sadari bahwa sesungguhnya kebudayaan adalah jatidiri bangsa. "Bangsa pasti punya budaya sendiri, Bangsa yang tidak mampu melestarikan budayanya sendiri artinya akan kehilangan jati diri sebagai bangsa, dan itu tidkm ingin terjadi di Indonesia. di Jepang misalnya meski termasuk Negara Modern, tapi tetap menjunjung tinggi budayanya," pungkasnya.

Selain mengelar pentas budaya, pada acra tersebut juga dikukuhkan 15 Forum Seni Budaya Kulon Progo, diantaranya forum Angguk, Ketoprak dan dagelan, Wayang, Seni Rupa, dan lainnya. Berharap setelah pengukuhan forum tersebut dpaat bekerja dengan lebih baik lagi. MC Kulon Progo/hry.