Nepal Belajar Desentralisasi Kesehatan di Kulon Progo

  • 12 Januari 2019 00:00:00
  • 812 views

Kulon Progo - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menerima Delegasi Nepal di Ruang Menoreh kompleks Pemkab Kulon Progo, Jumat (29/11/2019). Pertemuan yang membahas tentang desentralisasi dan pelayanan kesehatan di Indonesia tersebut dihadiri oleh OPD terkait.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulon Progo, Jumanto, SH mengucapkan terimakasih kepada rombongan atas kunjungannya dan selamat datang di Kulon Progo. "Selamat datang dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran di Kulon Progo", terangnya. Selain itu, Jumanto juga menyampaikan komitmen Kulon Progo di bidang ekonomi yaitu Bela Beli Kulon Progo, yang menghasilkan produk lokal dan merupakan hasil produk inovasi dari masyarakat diantaranya Airku, Batik Geblek Renteng, Gula Semut dan Batu Andesit. "Kabupaten Kulon Progo mempunyai komitmen yang sangat bagus dalam hal kemandirian ekonomi, yaitu dengan adanya gerakan yang namanya bela dan beli Kulon Progo", tegasnya.

Pimpinan rombongan, Prof. Ascobat Ghani, MPH., Dr. PH menyampaikan bahwa rombongan Delegasi Nepal ini terdiri dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Sosial RI dan empat Kepala Daerah. Tujuannya adalah mempelajari bagaimana implementasi dan langkah pelaksanaan desentralisasi di bidang kesehatan. "Untuk mempelajari desentralisasi khususnya dibidang kesehatan", ujarnya.

Pembahasan disampaikan oleh dua Pemateri. Materi pertama disampaikan oleh Ka. Sub Bidang Sosial Kesehatan dan Pemberdayaan Bappeda Kulonprogo, Indra Cahya Nugraha, S.IP terkait proses perencanaan pembangunan di Kulon Progo. Memaparkan tujuan dan sasaran daerah di bidang kesehatan pada tahun ini adalah terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas, dan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat. Permasalahan yang harus diselesaikam adalah tingkat gangguan kesehatan jiwa di Kulon Progo saat ini masih tinggi.

Sementara materi kedua disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kulon Progo, dr. Sri Budi Utami, M. Kes terkait kebijakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Kulon Progo. Bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di Kulon Progo dapat tercapai dengan adanya komitmen pimpinan, peran lintas sektoral, pemberdayaan masyarakat, inovasi dan monitoring evaluasi yang terus menerus.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Rumah Sakit Umum Daerah Wates, Puskesmas dan Posyandu.