LPSE Kulon Progo Sabet Penghargaan Nasional e-Procurement Award 2018

  • 31 Oktober 2018 16:16:06
  • 2044 views

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo menyerahkan secara langsung penghargaan nasional e-procurement award 2018 untuk LPSE Kabupaten Kulon Progo kategori "Komitmen 100% e-procurement" di Intitut Teknologi Bandung (ITB) Convention Center Bandung Selasa (30/10) disela-sela agenda Rakornas Pengadaan yang diikuti oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) seluruh Indonesia digelar 30 hingga 31 Oktober 2018.

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo Drs. Rudiyatno, M.M mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo. Setiap tahun LKPP memberikan apresiasi kepada para penggerak pengadaan di KLDP LPSE dan UKPBJ seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Kepala LKPP Agus Prabowo mengatakan bahwa penghargaan tersebut untuk memberikan motivasi kepada penggerak pengadaan yang memiliki komitmen yang kuat terhadap pengadaan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo, Rudiyatno mengatakan award yang diterima LPSE Kulon Progo atas komitmen pimpinan daerah yang penuh beserta jajarannya dalam melaksanakan pengadaan secara elektronik.

“Penghargaan yang diterima tahun 2018, merupakan penghargaan yang kedua yang diterima LPSE dari LKPP dengan kriteria yang berbeda. Penghargaan yang pertama diperoleh LPSE Kulon Progo tahun 2013 atas prestasinya dalam meminimalisir down-time (waktu-mati) aplikasi (server) Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE),” kata Rudi.

Prestasi di 2018 diraih atas kerja sama yang baik antara Dinas Kominfo selaku penyelenggara LPSE dan Bagian Layanan Pengadaan selaku penyelenggara  layanan pengadaan. Keduanya telah melaksanakan proses pemilihan barang/jasa menggunakan aplikasi SPSE sejak tahun 2013, sehingga proses pemilihan PBJ lebih cepat tepat dan akuntabel.

Pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional yakni untuk peningkatan pelayanan publik, pembangunan perekonomian nasional dan daerah, memberikan pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya serta berkontribusi meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan peran UMKM dan pembangunan berkelanjutan.

Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Kulon Progo, Danang Adrianto, S.E. di sela-sela rakor mengungkapkan bahwa tema rakornas PBJ 2018 yakni perubahan paradigma pengadaan yang tidak hanya cepat, tepat dan akuntabel tetapi menjadi cepat tepat dan terpercaya.

“Diharapkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan selalu berbenah untuk menuju pengadaan yang terpercaya, melalui penggunaan aplikasi SPSE v4.3 dengan apendo v.5.2 dan SIRUP 2.3 dan berupaya mencapai Standar LPSE 2014 menjadi 17 standar, untuk saat ini LPSE Kabupaten Kulon Progo baru memenuhi 7 standar. Dalam rangka mendukung perubahan kelembagaan LPSE serta Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), UKPBJ Kulon Progo telah menambah pejabat fungsional pengelola pengadaan barang/jasa,” pungkasnya.