Wakil Bupati Kulon Progo Menyertai Tim DIY Ke LOMBOK

  • 21 Agustus 2018 07:40:38
  • 613 views

Pada tanggal 19,20 dan 21 Agustus 2018 Pemprov DIY dibawah pimpinan Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X Gubernur DIY mengadakan aksi gerakan sosial kemanusiaan membantu korban gempa bumi di Lombok. Kekuatan rombongan terdiri dari Tim Pemprov yang didukung oleh unsur-unsur Kabupaten Kota se DIY yang berjumlah 300 an personil lebih.

Termasuk di dalamnya Drs. H Sutedjo Wakil Bupati Kulon Progo yang didampingi oleh Drs. Eka Pranyata Kepala Dinas Sosial dan PPA, Drs. Ariadi, MM Kepala Set BPBD Kulon Progo dan Drs.L.Bowo Pristiyanto Ka Bag Rumah Tangga Setda Kulon Progo.

Delegasi DIY secara resmi diterima oleh Wakil Gubernur NTB, Wakapolda dan jajaran Pemprov NTB, di Gedung A Kantor Gubernuran Nusa Tenggara Barat pada pukul 09.15 WITA. Pada acara tersebut Pemprov DIY menyampaikan rasa empati yang dalam atas kejadian gempa yang menimpa NTB dengan menelan korban hingga ratusan jiwa serta kerusakan infrastruktur cukup parah. Gubernur DIY juga menyampaikan sharing pengalaman penanganan bencana yang pernah dialami DIY beberapa waktu yang lalu. Gubernur mensharingkan mulai dari kerangka perencanaan hingga pelaksanaan dan pelaporan. Bahkan sampai penanganan residu limbah konstruksi pasca gempa.

Pada acara tersebut juga disampaikan bantuan secara simbolis oleh Gubernur DIY, serta kabupaten kota se DIY baik berupa uang tunai maupun barang-barang kebutuhan lainnya.

Yang menarik ditengah-tengah Gubernur DIY menyampaikan pengalamannya juga diiringi guncangan gempa ringan.

Serangkaian kegiatan Gubernur DIY di Lombok akhiri dengan ramah tamah dan pengarahan kepada sejumlah Relawan DIY yang sudah beraktifitas mulai beberapa waktu yang lalu.

Rombongan DIY mulai berdatangan pada Hari Minggu malam tanggal 19 Agustus 2018 kurang lebih pukul 22.00 WITA. Bahkan ada yang sudah datang beberapa hari sebelumnya dengan komposisi berbagai keahlian.

Baru saling mengadakan koordinasi awal antar tim di tempat penginapan, relawan "disambut" gempa besar. Semua langsung berhamburan keluar penginapan untuk menyelamatkan diri. Untuk mengantisipasi dan menjaga keselamatan malam itu hampir semua anggota tim istirahat di luar gedung.
(Drs.L.Bowo/at@humaskp)