Launching BPNT di Hargomulyo

  • 10 Agustus 2018 16:03:58
  • 1007 views

Launching Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Kulon Progo tahun 2018 yang dilaksanakan di Warong 46 Kokap V Tapen Hargomulyo Kokap resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, Bersama Kepala Cabang BNI Cabang UGM Estu Wijaya, disaksikan Camat Kokap Warsidi, Kades Hargomulyo Burhani Aswin, OPD terkait dan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat (10/8/2018).

Pada kesempatan ini Wakil Bupati menyerahkan kartu ATM kepada perwakilan KPM, yang dilanjutkan dengan demo proses pencairan bantuan dengan cara menggesek kartu, memasukkan PIN ATM, cetak bukti transaksi dan saldo bantuan, dan penyerahan bantuan berupa beras dan telor.

Dengan kebijakan Pemkab Kulon Progo agar bantuan pangan diambilkan dari prokuk lokal dan penyalur juga lokal, diharapkan akan memberikan multiplayer effect yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat. Selain mensejahterakan Keluarga Penerima Manfaat juga dapat mensejahterakan petani, peternak, suplaiyer Kulon Progo, sehingga uang bias berputar di Kulon Progo, tidak lari ke luar daerah bahkan ke luar negeri.

Perputaran uang juga dinilai akan memberikan dampak yang besar, karena bantuan dalam sekitar Rp.60 miliar dalam setahun.

Jumlah kuota KPM BPNT sebanyak 47.323 KPM. Untuk tahap awal, BNI Pusat memberikan top up dana kepada 34.125 KPM PKH Penerima BPNT, dengan jumlah Rp.110.000,- pada setiap KPM.


Kades Hargomulyo Burhani Aswin berharap dengan launching ini warga KPM tidak jauh untuk memenuhi kebutuhan pokok.
"Bisa meningkatkan kesejahteraan, betul-betul bias mengentaskan kemiskinan, dapat mandiri, dan membantu warga miskin. Terimakasih kepada BNI dan ditunggu kerjasamanya dalam bidang lain." Kata Burhani Aswin.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Kulon Progo Drs.Eka Pranyata menyampaikan launching ini untuk bantuan bulan Juli 2018

"Karena dari Kemensos ke BNI perlu waktu, baru muncul pada Selasa siang. Akhirnya baru hari ini dilaksanakan. BNI dan Pemda bersinergi, diharapkan Agustus 2018 tepat waktu. BPNT se-Indonesia sama, yang membedakan di Kulon Progo dengan daerah lain, pada pelaksana dan penyalurnya kepada keluarga pra sejahtera harus produk lokal dan penyalur lokal." Kata Drs.Eka Pranyata.

Wabup Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan program pemerintah dalam menangani masalah sosial sudah banyak, dan sesuai dengan program daerah sehingga sangat mendukung program yang dilaksanakan di Kulon Progo.

"Di Kulon Progo didukung dengan spirit Kemandirian, berusaha tidak tergantung daerah lain, bangsa lain. Dengan Bela Beli Kulon Progo mengutamakan produk lokal" kata Wabup.
(at@humaskp)