Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia di Kulon Progo

  • 28 Juni 2018 13:03:23
  • 1738 views

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo buka Sosialisasi Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia yang dilaksanakan di Ruang Sermo Pemkab Kulon Progo, Kamis (28/6/2018). Sosialisasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terhadap pengembangan Smart City di Kulon Progo dan merupakan tahap awal sebelum dilaksanakannya Bimbingan Teknis oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 dan 5 Juli 2018.

Sebelumnya Pemkab Kulon Progo juga sudah membentuk Dewan Smart City dan Tim Pelaksanan Teknis Smart City. Selaku Pengarah Dewan Smart City Kabupaten Kulon Progo yaitu Bupati Kulon Progo, Wakil Bupati Kulon Progo, Ketua DPRD Kab. Kulon Progo, Dr.Tech. Wikan Damar Sinudyo,ST.M.Sc (ITB). Dengan Ketua Sekretaris Daerah, Wakil Ketua Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA, Sekretaris Kepala Bappeda, Wakil Sekretaris Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Anggota (Praktisi dan Akademisi) 1.Heri Sutanta,PhD (Dosen F.Teknik UGM), 2.Dr.Sigit Priyanta,Ssi.M.Kom (Dosen FMIPA UGM). 3.R.Ibnu Rosyadi,Ssi,M.Kom (Dosen F.Geografi UGM). 4.Adi Kusjani,ST.M.Eng. (Dosen STMIK AKAKOM). 5.Dyah Ratih Sulistyastuti,MSi (Central for Digital Society (CFDS) Fisipol UGM. 6.Purdiyanta,S.Kom (Penggiat TIK KP). 7. Bayu Damar S (Penggiat TIK KP). 8.Krida Aulia, SE (Penggiat TIK KP).

Peserta sosialisasi adalah seluruh OPD di Kabupaten Kulon Progo, Dewan Smart City, Tim Pelaksana Teknis Smart City dan BUMD Kulon Progo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo Drs.Rudiyatno,MM disampaikan berdasarkan Nota Kesepahaman antara Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Kulon Progo terpilih sebagai salah satu dari 50 Kabupaten Kota pada program Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia tahap 2.

"Sosialisasi iini bertujuan Menyamakan persepsi terhadap konsep pembangunan Smart City di Kabupaten Kulon Progo, Perkenalan Dewan Smart City dan Tim Pelaksana Teknis Smart City, dan mempersiapkan diri dalam rangka bimbingan teknis smart city oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika tanggal 4 dan 5 Juli 2018 yang akan dilaksanakan di Gedung Kaca" kata Drs.Rudiyatno,MM.

Wakil Bupati Kulon Progo saat membuka sosialisasi ini menyampaikan konsep smart city yang tidak lama lagi akan diadakan bimbingan teknis dari Kementerian Kominfo RI dengan program Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia ini bertujuan membimbing Kabupaten/ Kota dalam menyusun Masterplan Smart City agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan masyarakat maupun mengakselerasi potensi yang ada di masing-masing daerah.

"Kita SDM mari luruskan niat, harap tidak terkooptasi niatan yang tidak lurus. Semua dengan Jinongko, Jinangkah, dan Jinangkung" kata Wabup Drs.H.Sutedjo.

Wabup menjelaskan Jinongko artinya melakukan harus dengan program, jangan asal bertindak tapi harus dengan pegangan/ program ditetapkan dulu. Program harus dibuat berdasarkan data, jangan data hanya asal dengkulan, abal-abal, tidak valid. Sedangkan Jinangkah yaitu harus dilakukan/ direalisasikan, meski program baik tapi jika tidak dilakukan tidak ada artinya. Jinangkung artinya tawakal, segala sesuatu atas kehendak Alloh SWT.

Dijelaskan dengan Smart City lebih efisien dan terintegrasi, sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat, harapannya melalui konsep smart city membuat layanan pemerintah dapat lebih cepat, serta berdampak kepada kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap kepada seluruh OPD segera menyusun aplikasi unggulan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, yang nantinya akan dievaluasi oleh dewan smart city Kabupaten Kulon Progo secara berkala setiap triwulannya, sehingga aplikasi ini benar-benar sukses dalam penerapan dan kemanfaatannya" kata Drs.H.Sutedjo.
(at@humaskp)