Masuk 6 Besar, Tim Pusat Verifikasi Posyandu Harapan Clumprit

  • 27 Maret 2018 17:12:50
  • 1510 views

Posyandu Harapan Pedukuhan Clumprit Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh jadi salah satu yang di Verifikasi Lapangan oleh TP PKK Pusat. Verifikasi ini dilakukan untuk mengetahui, membuktikan laporan yang sudah di kumpulkan di pusat itu apakah kenyataan yang ada di lapangan sudah sesuai.

6 (enam) wilayah yang di verifikasi lapangan oleh TP PKK Pusat yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Lampung dan DIY. DIY diwakili oleh Posyandu Harapan Pedukuhan Clumprit Gerbosari Samigaluh Kulon Progo karena dari hasil verifikasi 5 (lima) kabupaten Kota, Posyandu Harapan menjadi yang terbaik.

Tim Verifikasi Posyandu dari Pusat dihadiri Ibu drg.Laksmi Widiastuti Ketua Pokja IV TP.PKK Pusat
Ibu drg.Ramadanura,MPHM dari Kemenkes RI saat melakukan Verifikasi Lapangan Posyandu Tingkat Nasional di Desa Gerbosari, selain meneliti buku administrasi, melakukan kegiatan di lapangan juga melakukan dialog berbagai hal kepada kader Posyandu.

Tim Verifikasi diterima langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo beserta Ibu Dra.Hj.Sri Wahyu Widhati, Pokja 4 TP PKK DIY, Camat, Kades, beserta masyarakat dan seluruh pihak terkait. Bertempat di Balai Desa Gerbosari dan dilanjutkan ke Posyandu Harapan di Pedukuhan Clumprit. Berbagai kegiatan olahraga, seni, budaya ditampilkan seperti senam lansia, tari gambyong, reog anak, macapat, sholawatan dan permainan anak balita.

Terkait kegiatan ini, Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan, Pemda Kulon Progo sangat bangga mengajukan Gerbosari, dengan sample di Pedukuhan Clumprit untuk verifikasi lapangan di lomba posyandu tingkat nasional ini.

"Karena memang kami melihat yang dilakukan posyandu di Gerbosari bukan sekedar posyandu, tapi komitmen masyarakat yang bagus, mengetahui fungsi Posyandu itu untuk membangun bidang kesehatan. Tidak hanya lipsservice tapi untuk kepentingan warga sendiri. Tidak sekedar anut grubyuk tap paham. Kami lihat dan rasakan posyandu disini betul-betul dirasakan manfaatnya." Kata Wakil Bupati, Selasa (27/3/2018).

Kepada Tim verifikasi Pusat, disampaikan dukungan Pemda di bidang layanan kesehatan, sejak Oktober 2011 melaksanakan total coverage layanan kesehatan kepada warga Kulon Progo dengan anggaran sebesar Rp. 5 juta/warga/tahun. Dan ini lebih dahulu daripada Kartu Indonesia Sehat yang dilaksanakan Pemerintah Pusat yang dilaksakan sejak 2015.


Ketua Pokja 4 TP PKK DIY Anik Yudastowo Mangun Sarkoro menyampaikan Posyandu Harapan di Pedukuhan Clumprit no.1 di DIY dan saat ini menjadi salah satu dari 6 (enam) daerah yang sedang dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Pusat.

"Dari Prop DIY dilakukan seleksi di 5 (lima) kabupaten / kota se-DIY. Di Clumprit Gerbosari Posyandu No 1 se-DIY, dan kami se Indonesia membuat laporan. Dari laporan itu dilihat Tim Pusat, PKK dan Kemenkes RI. Ternyata (terpilih) untuk 6 (enam) propinsi se Indonesia, salah satunya DIY, di DIY di Kulon Progo yang mewakili. Pusat mencocokan laporan yang telah dibuat dan diperiksa. Pusat mencocokkan data dengan yang ada di lapangan, bagaimana kenyataan yang ada di lapangan" Kata Anik Yudastowo Mangun Sarkoro.

Anik menambahkan Posyandu Harapan Pedukuhan Clumprit Gerbosari ini banyak kelebihannya, dan salah satunya sudah lama dilaksanakan, kegiatan Posyandu cukup bagus, kemudian program, kehadiran para peserta, pembinaan Pokjanal Posyandu juga dinilai bagus. Untuk inovasi juga dinilai macam-macam salah satu inovasinya yaitu terintegrasi dengan berbagai macam kegiatan antara lain seperti dengan taman hijau, jadi untuk kebutuhan gizi anak dan untuk gizi masyarakat.

Ibu drg.Ramadanura,MPHM dari Kemenkes RI menyampaikan, verifikasi lapangan ini mengunjungi di 6 (enam) wilayah/ propinsi DIY, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Lampung. Hasilnya belum diketahui karena harus melihat 6 (enam) propinsi, dan harus dirapatkan dahulu. Di posyandu terlihat keakraban, kegiatan sudah rutin, Kader Posyandu bersemangat, administrasi pencatatan dilakukan, dilihat ketrampilan kader, dan ada pelatihan kader.
(at@humaskp)