Optimalkan Kerajinan Lokal

  • 06 Maret 2018 16:14:49
  • 822 views

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kulon Progo memperingati HUT Dekranasda yang ke-38. Di Sekretariat Dekranasda jalan Perwakilan nomor 1 Wates. Selasa 6/2. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo serta diikuti perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Kulon Progo. Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Fauzan Ndaru berharap Dekranasda dapat tetap exist menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengembangkan serta mengoptimalkan kerajinan lokal Kulon Progo.

Hasto Wardoyo memberikan ucapan selamat atas HUT Dekranasda ke-38 kepada Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kulon Progo sekaligus mengajak Deranasda untuk membuat terobosan dan inovasi yang lebih menggeliatkan sektor kerajinan dan industri dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah Dekranasda mampu mendorong serta mengoptimalkan kerajinan lokal di Kulon Progo.

"Kerajinan di Kulon Progo merupakan perwujudan keterampilan masyarakat untuk mencapai suatu karya dan nilai keindahan serta yang terpenting merupakan bagian dari suatu kebudayaan yang harus tetap dilestarikan. Dalam perjalanannya industri kerajinan di Kulon Progo masih perlu untuk meningkatkan produksi, pengelolaan finansial serta pemasaran secara online." (tambah Hasto)

Sedangkan Dwikusworo Setyowireni selaku ketua Dekaranasda Kulon Progo memaparkan dengan peringatan yang sederhana namun memiliki makna yang mendalam untuk memperkuat solidaritas antar pengurus serta pengrajin yang ada di Kulon Progo. Ada banyak kerajinan lokal di Kulon Progo yang berpotensi untuk dapat bersaing dengan produk kerajinan di luar daerah, diantaranya kerajinan serat alam, kerajinan anyaman bambu, batik geblek renteng, jam tangan dari Samigaluh, kerajinan tas dll. Senada dengan Bupati Kulon Progo, Ketua Dekranasda periode 2017-2022 tersebut menambahkan bahwa pemasaran online perlu digiatkan dan di respon oleh Dekranasda. "Pemasaran online harus di respon oleh Dekranasda sebagai alternatif strategi pemasaran terkini".

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. Pemotongan tupeng dilakukan oleh Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo yang kemudian diserahkan kepada Fauzan Ndaru selaku pengurus Dekranasda, Sutedjo selaku Wakil Bupati Kulon Progo dan Dwikusworo Setyowireni selaku ketua pengurus Dekranasda Kulon progo.

(Tiara)