KKN Pacu Kreativitas Masyarakat Kulon Progo

  • 16 Januari 2018 14:41:03
  • 1036 views

Wakil Bupati Kulon Progo sambut baik program KKN yang dilaksanakan di Kulon Progo. Dengan berbagai rintisan yang dilakukan mahasiswa diharapkan dapat memacu daya kreativitas dan jiwa kewirausahaan masyarakat Kulon Progo. Berbagai produk olahan dan kreativitas mahasiswa juga menarik perhatian Wakil Bupati, dan berpesan kepada Kades dan Camat ikut membina dan memfasilitasi agar produk yang dihasilkan tersebut dapat dipasarkan di toko-toko modern.

"Terima kasih telah selesaikan KKN di Kulon Progo dan ikut membangun Kulon Progo. Apa yang dilakukan sebagai rintisan di Kulon Progo, diharapkan masyarakat dapat melanjutkannya" kata Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati pada acara pameran hasil KKN semester Gasal Tahun Akademik 2017/2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang diselenggarakan di Lapangan Balai Desa Giripurwo Girimulyo Selasa (16/1/2018), menjelang penutupan KKN yang dilaksanakan di Girimulyo.

Wakil Bupati berkeliling melihat berbagai kreasi mahasiswa, melihat secara langsung produk yang dihasilkan dan berdialog berbagai hal dengan para mahasiswa. Wakil Bupati didampingi Rektor UAJ Yogyakarta Dr.Gregorius Sri Nurhartanto,SH,LLM, Ketua LPPM Dr.I.Putu Sugiartha Sanjaya,SE,MSi, Camat Girimulyo Purwono,SSos, Muspika, beberapa Kades di Girimulyo, dan dihadapan 652 mahasiswa.

Beberapa produk yang diamati, antara lain SANGKONG (Pisang Nglengkong) Olahan snack, buah pisang berlapis coklat dengan taburan meses. SUJA (Susu Jagung) asli buatan sabrang. LURYA (Lulur Pepaya), Mangkok dari batok kelapa, dan berbagai produk teknologi tepat guna seperti Penyaring air, Pendeteksi kesuburan tanah, Lampu hias dari bambu, dan lain-lain.

Wakil Bupati menilai Program KKN sangat besar manfaatnya baik bagi pemerintah dan masyarakat, dan sangat terbantu dengan adanya KKN. Diharapkan masyarakat dapat terpacu memiliki daya kreativitas. Berbagai rintisan yang dilakukan mahasiswa ini sejalan dengan program Bela Beli Kulon Progo, Bela Beli Indonesia, dan pelatihan kewirausahaan dan produksi di masyarakat ini sejalan dengan slogan Isoh gawe ngopo tuku, sehingga dapat membangun spirit kemandirian masyarakat dalam menggunakan produk sendiri, produk dalam negeri.

Dengan waktu yang KKN selama 1 (satu) bulan, hal ini dinilai sangat kurang, dan jika bisa ditambah waktunya paling tidak 3 (tiga) bulan.

Ketua LPPM UAJY Dr.I.Putu Sugiartha Sanjaya,SE,MSi, menyampaikan pada KKN ini mahasiswa dilatih sesuai potensi dan karakter setempat bekerjasama dengan masyarakat. Banyak yang dilakukan selain kewirausahaan dan TTG juga ada pendataan administrasi kependudukan, penanggulangan bencana, bidang
kesehatan.

Rektor UAJ Yogyakarta Dr.Gregorius Sri Nurhartanto,SH,LLM, berharap setelah KKN ini mahasiswa tetap mempertahankan silaturahmi, bisa mewarnai dimana dia tinggal, dan belajar langsung dari gurunya yaitu masyarakat. Dan memiliki jiwa Bela Beli Kulon Progo, Bela Beli Indonesia.

(at@humaskp)