Bupati Terima Kunjungan Mahasiswa UGM & University Of Melbourne

  • 22 November 2017 13:51:47
  • 924 views

Kulon Progo, Kunjungan lapangan dalam rangka studi inovasi kebijakan pemerintah oleh Program Studi S2 PSDK & IPP Sosiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama University of Melbourne (Unimelb) diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K), Rabu (22/10/2017). Kunjungan yang diikuti oleh 51 peserta bertajuk Join Course in Social Policy and Development merupakan kegiatan penjajakan dari mahasiswa S2 UGM dan Unimelb mengenai inovasi kebijakan pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan yang berada di Kabupaten Kulon Progo. Hadir dan menjadi moderator dalam kegiatan ini adalah Dr. Falikhul Isbah, dosen Sosiologi UGM dan Dr. Rachael Diprose dari Unimelb.

Para peserta yang hadir selanjutnya diberi kesempatan untuk melakukan diskusi dengan beberapa SKPD di lingkup Pemerintah Kulon Progo antara lain Bappeda, Bagian Administrasi dan Kesra Setda, Dinas Koperasi & UMKM, Dinas Sosial, Dinas Perdagangan, PDAM Tirta Binangun serta RSUD Wates.

Dalam sambutan serta materi yang dipaparkan, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K) menyampaikan tentang kebijakan pembangunan daerah yang berada di Kulon Progo. Menurutnya, pembangunan suatu daerah merupakan langkah penting untuk mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, untuk menuju pembangunan daerah yang dicita-citakan, perlu untuk dibangun terlebih dahulu sumber daya masyarakatnya. Hal kecil yang dicontohkan oleh dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K) adalah merubah mindset masyarakat untuk hidup hemat serta mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Hal ini menurut beliau merupakan langkah untuk mampu meningkatkan derajat hidupnya. "Jika kita ingin merubah suatu masyarakat, perlu dirubah mindset-nya terlebih dahulu", pungkas dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K).

Selain itu, gerakan gotong royong yang menjadi spirit lokal masyarakat dalam kesehariannya perlu untuk terus dilestarikan masyarakat. Gotong royong ini sendiri sudah dicanangkan oleh pemerintah melalui gerakan Gentong Rembes (Gerakan Gotong Royong Rakyat Bersatu) sebagai implementasi nyata gerakan gotong royong yang ada di tengah-tengah masyarakat.

(humaskp)