Kominfo Garda Terdepan Layanan IT Pemkab Kulon Progo

  • 06 Agustus 2017 13:40:22
  • 1343 views

Pada era teknologi informasi sekarang ini, layanan yang mudah cepat dan murah menjadi hal yang penting. Sedangkan bagi Pemerintah Daerah tentu dalam hal ini Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo, menjadi garda terdepan dalam hal layanan IT Kulon Progo.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo dalam acara Gelar Pertunjukan Rakyat (pertunra) yang menampilkan kethoprak Sinar Menoreh, sekaligus launching free wifi di Alun-alun Wates, Sabtu malam (5/8). Turut hadir pimpinan PT Global Prima Utama UII Net Gunawan selaku penyedia layanan wifi melalui dana CSRnya, serta para pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Kulon Progo.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, harus bekerja keras untuk mewujudkan layanan e-Government di seluruh layanan yang ada di Pemkab Kulon Progo, karena ini yang menjadi tuntutan dari masyarakat. Sebagai ASN tugas utama kita menjadi pelayan, di saat yang dilayani sudah menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, semua sudah menggunakan Smartphone/ android, harus kita seimbangkan pelayanannya,"pinta Sutedjo.

Sutedjo berharap layanan gratis internet dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga masyarakat, serta kedepan kominfo dapat mengembangkan di layanan publik atau ruang-ruang publik yang lain di luar Alun-alun Wates.

Sementara Kadinas Kominfo Kulon Progo Drs. Agus Santosa, MA menjelaskan Program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai 5 (lima) program sebagai primadona adalah Program Free Wifi di Alun-alun Wates, yang terselenggara atas kerjasama Dinas Kominfo dengan PT Global Prima Utama (UII-Net) melalui dana CSRnya. PT. Global Prima Utama merupakan salah satu ISP yang selama ini mendukung layanan IT di pemkab Kulon Progo. Fasilitas wifi ini merupakan bentuk pelayanan Pemkab Kulon Progo dalam memberikan akses memperoleh informasi kepada publik, sehingga mempermudah publik mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

"Namun demikian diharapkan publik dapat bersikap bijak dengan mengakses informasi yang positif bukan yang bertentangan dengan norma maupun hukum yang berlaku. Mari kita bersikap merasa handarbeni atau memiliki dari fasilitas yang ada sehingga wifi ini dapat terjaga keberlangsungannya,"terangnya.

Selain program wifi gratis menurut mantan Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan hukum ini, program yang lainnya, adalah pembentukan Satgas penangganan permasalahan jaringan internet SKPD dalam rangka peningkatan layanan gangguan internet dengan melalui sarana komunikasi yang ada seperti telepon, WA atau datang langsung ke Diskominfo.

Berikutnya SIM Obat yang merupakan aplikasi untuk melakukan pengelolaan obat di Dinas Kesehatan, rumah sakit dan Puskesmas. Pengoperasian melalui pelatihan sudah dilaksanakan dengan user yaitu puskesmas dan rumah sakit, yang mana pada kesempatan malam hari ini juga kita undang teman-teman dari Puskesmas.

Kemudian Smart Report LPSE yaitu system pelaporan pelaksanaan lelang realisasi pengadaan dalam lelang elektronik (E-tendering dengan SPSE), melalui aplikasi ini pihak-pihak yang berkentingan dapat melihat realisasi pengadaan barang dan jasa.

Program terakhir yaitu kebijakan persuratan SKPD dengan IT untuk mengurangi penggunaan kertas atau paperless. Setelah sosialisasi beberapa waktu yang lalu ,seluruh SKPD juga baru saja selesai pelatihan terkait dengan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) yang diharapkan akan disusul dengan bantuan dukungan dari Pak Pur untuk paperless terutama terkait dengan surat undangan.

Sedangkan sesuai dengan visi dan misi Bupati - Wakil Bupati yaitu mandiri, berprestasi, dan berbasis budaya, maka untuk memeriahkan acara dengan melestarikan ( *nguri uri*) budaya jawa dengan menampilkan kesenian tradisonal kethoprak Sinar Menoreh.