Pemkab Jalin Kerjasama Siapkan SDM di Bandara

  • 03 Agustus 2017 21:51:50
  • 1158 views

Dalam rangka mempersiapkan dan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang transportasi udara, Pemkab Kulon Progo menjalin kerjasama dengan PPSDM Perhubungan Udara dengan melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pendidikan dan Pelatihan Bidang Transportasi Udara.

Penandatanganan dilakukan oleh dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) Bupati Kulon Progo dan Basuki Mardianto, S.SiT, M.Sc. selaku Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara, di Yogyakarta, Rabu (2/8/2017).

Hadir juga dalam acara tersebut, General Manager (GM) Bandara Adisutjipto Agus Pandu, GM Airnav Indonesia Cabang Yogyakarta, Komandan Lanud Adi Sutjipto, Ketua DRPD Kulon Progo Ahid Nuryati,SE, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kulon Progo terkait, Ketua STPI Curug Capt. Novyanto Widadi, S.Ap, MM serta staf bagian akademik dan ketarunaan.

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pengembangan SDM serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi udara pada Unit Pelaksana Teknis/ Badan Layanan Umum di lingkungan PPSDM Perhubungan Udara.

Kedua pihak mempunyai fungsi dan tugas bersama untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia transportasi udara di Kabupaten Kulon Progo dalam rangka kepentingan pembangunan transportasi nasional.

Dalam kerja bidang diklat tersebut, akan bertindak sebagai pelaksana Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug. STPI nanti yang akan mendidik dan menyiapkan SDM penerbangan yang dibutuhkan untuk operasional Bandara.

Peserta diklatnya diambil dari putra-putri terbaik daerah sekitar proyek pembangunan Bandara Baru Yogyakarta tersebut. Untuk menjadi peserta diklat tersebut, dengan melalui proses seleksi.

Seusai penandatanganan, Hasto Wardoyo menyampaikan, bidang-bidang yang dikerjasamakan yang terkait dengan penerbangan itu sendiri, seperti ada beberapa yang sudah punya potensi, seperti sebelumnya sudah dilakukan pelatihan avian security, tidak perlu kemampuan khusus, tetapi ketika ditraining dan ditambah aviation kemudian bisa menjalankan tugas dengan baik.

"Ada ticketing, groundhandling, ada sekolah pramugari, hal-hal seperti itu yang menjadi fokus interest kita, agar nanti kebutuhan yang ada di bandara ini seperti harapan, kalau bisa ya dari Kulon Progo itu dominan. Sehingga kerjasama dengan warga sekitar bisa dilakukan dengan baik dan tidak ada masalah sosial maupun keamanan" kata Hasto Wardoyo.

(at@humas)