Puncak Acara Hari Koperasi Ke-70 di Kabupaten Kulon Progo

  • 02 Agustus 2017 08:09:43
  • 1556 views

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan selamat kepada para pelaku dan pengurus koperasi yang sudah berjuang selama ini di Kabupaten Kulon Progo.

Pada kesempatan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Dokter Hasto karena bisa mempertemukan para pemodal besar dengan koperasi, mempertemukan yang punya modal dengan yang belum punya modal.

Kondisi masyarakat di Kulon Progo masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk itu Dokter Hasto mengajak para pemodal besar, membuka kembali hati nurani, karena hidup tidak lama, untuk lebih punya banyak manfaat, dan bisa sejahtera bersama-sama.

"Kita hanya ingin menyamakan hati, menyamakan resonansi. Koperasi juga jangan berpikir pragmatis. Terima kasih kepada Alfamart dan Indomart telah membimbing agar produk bisa disertifikasi. Terima kasih atas kepeduliannya, atas sentuhannya, atas hatinya, dan kebaikannya yang diberikan kepada Kulon Progo" tandas Dokter Hasto.

Toko modern dipertemukan dengan koperasi, yang akhirnya lahir Tomira, tidak ada spirit untuk menghabisi dunia usaha, tidak ada spirit untuk menipu yang lemah. Tetapi karena pengamalan Pancasila spiritnya kerjasama, yang didalamnya ada gotong royong.

Dokter Hasto juga menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan karena berprestasi di Hari Koperasi tahun ini, dan Prestasi terkini dan terhangat, baru diberikan tanggal 31 Agustus 2017 prestasi nasional, se Indonesia hanya ada 3 pelaku ekspor yang berprestasi, yang diantaranya adalah koperasi KSU Jatirogo.

Pada Puncak acara Hari Koperasi Ke-70 di Kabupaten Kulon Progo yang diselenggarakan di Aula Adikarto Gedung Kaca, Selasa (1/8/2017), selain dihadiri Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), sebelumnya disampaikan sambutan Ketua Dekopin Kabupaten Kulon Progo Nurhadi, Sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab Kulon Progo Dra.Sri Harmintarti,MM. acara dihadiri para pelaku koperasi pengawas koperasi, Direktur BUMD, para pemilik toko modern.

Selain sebagai keynote speaker pada acara sarasehan, Dokter Hasto menyaksikan penandatanganan dalam rangka mendukung Program 100 hari Bupati dari Dinas Koperasi UKM, Dinas Pertanian dan Pangan, dan PDAM untuk percepatan gerakan Bela Beli Kulon Progo dengan memasukkan produk lokal ke Toko Modern, termasuk Tomira.

Dokter Hasto juga menyerahkan penghargaan kepada Koperasi Berprestasi Tingkat Kabupaten Kulon Progo, Kategori Jasa, Kategori Konsumen, Kategori Produsen, Kategori Simpan Pinjam yang masing-masing 3 Koperasi. Menyerahkan Piala Kejuaraan dan uang pembinaan kepada Juara Tangkas Terampil Perkoperasian Tingkat SLTP kepada SMP Negeri 1 Nanggulan, SMP Negeri 1 Samigaluh, SMP Negeri 1 Temon. Menyerahkan Tomira Award kepada 3 (tiga) Tomira yang dikelola oleh Koperasi dengan di Take Over, dan 3 (tiga) Tomira dengan Modal Penyertaan.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan antara Dinas Pertanian dan Pangan dengan Tomira disaksikan oleh Bupati Kulon Progo.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dra.Sri Harmintarti,MM, menyampaikan, peringatan tahun ini mengambil tema "Koperasi menuju pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia".

"Gerakan koperasi di Kabupaten Kulon Progo mengalami dinamika yang membutuhkan perhatian dan keseriusan dari semua pihak, baik dari Pemerintah Daerah, Dekopinda, para pelaku perkoperasian maupun masyarakat umumnya, agar gerakan koperasi benar-benar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang pada gilirannya mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat pada umumnya" kata Dra.Sri Harmintarti,MM

Disampaikan juga, Koperasi di Kabupaten Kulon Progo sangat berpotensi dengan adanya iklim usaha yang kondusif yang diarahkan ke dalam mekanisme sistem kemitraan inovasi dengan Toko Milik Rakyat (Tomira), dan inovasi ini telah diakui dan diapresiasi oleh Pemerintah Pusat dengan dianugerahinya Bintang Jasa Utama Bidang Koperasi kepada Bapak Bupati oleh Presiden di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2016.

"Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati telah mampu masuk dalam 99 Inovasi Pelayanan Publik dari 1.537 inovasi Kabupaten/Kota yang mengusulkan. Maka koperasi harus bisa memanfaatkan peluang atas kebijakan Bupati untuk mewujudkan koperasi yang ulet, mandiri, tangguh dan berprestasi" tambahnya.

Koperasi yang berprestasi tingkat nasional yakni koperasi Serba Usaha Jatirogo yang mendapatkan Koperasi Berprestasi Bidang Produksi Tokoh Gerakan Koperasi Kulon Progo yang mendapatkan prestasi, yaitu:

Ngatijo sebagai Ketua Koperasi Serba Usaha Jatirogo mendapatkan penghargaan Bhakti Koperasi

Ngatimin HS selaku Ketua PKPRI Kabupaten Kulon Progo mendapatkan penghargaan Satya Lencana Bidang Koperasi dari Presiden RI.

(at@humaskp)