Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Propinsi Kunjungi Desa Sendangsari

  • 07 Juni 2017 20:49:46
  • 1346 views

Tim Penilai Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Propinsi Tahun 2017 melakukan Gelar ekspose dan Verifikasi Lapangan di Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih, Kulon Progo. Tim diterima langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo, bersama Forkopimda, Camat Pengasih, Kepala Desa Sendangsari dan masyarakat.

Drs. H. Sutedjo menyampaikan, prestasi Pemerintahan Desa Sendangsari sudah lama bagus, bahkan pada tahun 1974-1975 saat dirinya menjadi staf Sekdes Wijimulyo / carik, melakukan studi banding ke Desa Sendangsari, karena lengkap administrasinya seperti ada almari data, peta luncur saat ada desa lain belum ada.

"Saat ini Desa Sendangsari juara 1 Kabupaten, sehingga mewakili Kulon Progo maju tingkat Propinsi, sesuai instrumen tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan" kata Drs. H. Sutedjo.

Kades Sendangsari R. Sumbogo, A.Md juga menyampaikan berbagai hal terkait pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat yang ada di Sendangsari, seperti adanya pengolahan sabut kelapa, tempat produksi Air Minum Air-Ku, Tanaman Jamu dan pengolahannya, UPPKS dan pemanfaatan lahan untuk berbagai tanaman, membuka wisata sobo sawah menyusur sungai, Cetak sawah baru.

"Cetak sawah tahun 2015 sebelumnya masih memakai pralon, difasilitasi pemda dengan Talang, produksi 150 ton/ panen, 2016 di ubin mencapai 230 ton / panen" kata R. Sumbogo, A.Md.

Di Paingan juga ada budidaya ulat sutera daun singkong dirintis 2 (dua) kelompok.

Ka. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY dr. RA. Arida Utami, M.Kes. yang mewakili Gubernur DIY selaku Ketua Tim pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Gubernur DIY.

dr. RA. Arida Utami, M.Kes menyampaikan daerah yang dinilai berhasil dalam menyelenggarakan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan terutama dilihat dari penerapan tiga prinsip semangat otonomi daerah, yakni transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Pendekatan pembangunan harus dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, keterlibatan peran seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan daya saing.

Disampaikan, lomba desa dan kelurahan merupakan salah satu indikator mengukur keberhasilan pemerintah desa dan kelurahan bersama masyarakat dalam membangun wilayahnya.

"Tim ke Sendangsari ini untuk mengetahui efektivitas dan perkembangan desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta daya saing desa" jelas dr. RA. Arida Utami, M.Kes.

Tim akan melihat langsung di lapangan, akan melakukan evaluasi, dan menilai keberhasilan usaha-usaha dalam pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan sesuai Permendagri nomor 81 tahun 2015.

"Apa benar-benar sesuai expose atau tidak, apa benar semua potensi yang ada telah tergarap dengan baik. Akan lihat langsung keberhasilan pembangunan, jika masih ada kekurangan akan dilakukan pembinaan. Jika memang sudah cukup baik bisa ditingkatkan. Yang terpenting adalah semangat membangun" tandas dr. RA. Arida Utami, M.Kes.

(at@humaskp)