Didik Ninik Thowok Bersama dr. Hasto Bahas Kampung Budaya Nusantara

  • 04 Juni 2017 20:43:30
  • 1355 views

Dalam rangka mendukung Keistimewaan Yogyakarta, Bupati Kulon Progo Dokter Hasto gencar melaksanakan pembangunan Kulon Progo berbasis budaya, bahkan visi misi dalam membangun Kulon Progo berbasis budaya.

Seniman Didik Ninik Thowok setelah cukup lama bekerjasama dan mengetahui konsep luar biasa Dokter Hasto berkaitan dengan seni budaya menyampaikan dengan senang hati bergabung dan bekerjasama memajukan kesenian dan budaya di Kulon Progo.

"Menurut pengamatan saya, karena lebih dari satu tahun dalam *nglarak blarak*, saya lebih banyak memahami konsep-konsep Pak Bupati (Dokter Hasto) kaitannya dengan seni budaya, dan menurut saya sangat luar biasa" kata Didik Ninik Thowok, Jumat (2/6/2016) di Kantor Bupati Kulon Progo saat ditanya terkait pandangannya tentang pengembangan budaya di Kulon Progo.

Dalam kesempatan tersebut, Didik Ninik Thowok, Bupati Kulon Progo, Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo Drs.Untung Waluyo, tokoh masyarakat Girimulyo Istono, dan beberapa orang tim dari Jakarta membahas rencana pelaksanaan Kampung Budaya Nusantara di sekitar Bendung Kayang, Pendoworejo Girimulyo.

"Bersama tim dari Jakarta, akan fokus di Bendung Kayangan, membangun kampung budaya nusantara menyiapkan langkah-langkah yang akan disiapkan terwujudnya kampung budaya nusantara" tambah Didik Ninik Thowok.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan terima kasih atas ide cemerlang dari Didik Ninik Thowok, setelah keliling Kulon Progo akhirnya memilih Bendung Kayang. Dokter Hasto menyampaikan apabila saat kerja keras membangun Kulon Progo berbasis manufakturing maka Kulon Progo masih kalah, maka perlu pembangunan berbasis budaya lokal, maka tidak akan bisa disaingi oleh asing.

Dokter Hasto mencontohkan, Tari Dwi Muko karya Didik Ninik Thowok, Candi Borobudur, Candi Prambanan tidak bisa disaingi luar negeri. Terkait pentingnya budaya, bahkan visi, misi pembangunan di Kulon Progo berbasis budaya.

Dokter Hasto juga berharap keberlangsungan atau sustainability seperti contohnya bisa dibuka sanggar tari di tempat tersebut, sehingga masyarakat bisa nyantrik atau belajar tari dari Didik Ninik Thowok, dan akan lahir para penerus Didik Ninik Thowok.

Karya anak Kulon Progo sebenarnya bagus, seperti saat diadakan lomba pembuatan video tentang Kulon Progo beberapa waktu yang lalu, ternyata banyak yang jauh dari ekspektasi, natural, unik, dan lucu.

Boby salah satu tim dari Jakarta menyampaikan, para pemuda di berbagai daerah saat ini ada trend mengangkat local wisdom potensi daerahnya masing - masing.