Pembukaan Pasar Takjil Ramadhan 1438 H Kab. Kulon Progo

  • 30 Mei 2017 08:41:35
  • 1798 views

Wates, Sebanyak 31 Pedagang Rumah Makan dan UMKM ikut meramaikan Pasar Takjil Ramadhan 1438 H, tingkat Kabupaten Kulon Progo yang digelar di sepanjang jalan utara Alun - alun Wates, mulai hari Senin (29/5).

Berbagai menu mulai dari makanan tradisional hingga menu sehari-hari dan aneka minuman siap disajikan dan dijual dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

Menurut Ketua Penyelenggara Pasar Takjil Ramadhan 1438 H yang juga Direktur Bank Pasar Kabupaten Kulon Progo selaku salah satu sponsor dari perbankan, Joko Purnomo, mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk media atau sarana bertemunya antara pedagang dan masyarakat yang menginginkan hidangan takjil berbuka puasa.

Selain itu, Joko menjelaskan, bahwa Pasar Takjil juga sebagai tempat rekreasi kuliner masyarakat pada bulan Ramadhan sekaligus ikut menyukseskan program Bela-Beli Kulon Progo, sehingga uang dapat beredar di seputar warga kita sendiri.

Lebih lanjut, Direktur Utama Bank Pasar Kulon Progo, menyampaikan, Pasar Takjil ini juga dibarengi dengan "Gerakan Stabilisasi Pangan" saat Ramadhan yang menggelar pasar murah.

Pelaksanaan Pasar Takjil Ramadhan ini didukung oleh : Bank Pasar selaku sponsor utama, Perum Bulog Divisi Regional DIY, PDAM, PT.SAK, PT. (Persero) Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PD. Aneka Usaha, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Satpol PP, Polsek Wates, dan Bagian Kesra Setda Kabupaten Kulon Progo.

Pasar Takjil ini akan berlangsung selama 21 hari, mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 18 Juni 2017, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo, yang ditandai dengan pemukulan Bedug.

Dalam sambutannya, Sutedjo mengatakan, dengan adanya Pasar Takjil ini diharapkan bisa ikut berperan aktif dalam upaya menurunkan atau menstabilkan harga beberapa barang kebutuhan pokok.

"Gerakan Stabilisasi Pangan dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya spekulan yang memainkan harga, memainkan stock pangan, atau bahkan menimbun bahan pangan." Tegas Sutedjo.

Lebih jauh Sutedjo, menjelaskan, Pemerintah Kabuputen Kulon Progo, melalui Dinas Perdagangan bekerjasama dengan PT.PPI melakukan operasi pasar setiap Minggu pada hari Kamis, di 4 (empat) titik Pasar Rakyat hingga menjelang lebaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal ketersediaan stok pangan, pengendalian harga serta menekan inflasi.

Usai membuka secara resmi, Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. Sutedjo, langsung mengunjungi tempat berjualan para Pedagang yang didampingi unsur terkait. (HumasKP)