Audiensi Pimpinan Baznas Kulon Progo dengan Bupati,

  • 29 Mei 2017 14:24:08
  • 1310 views

Pimpinan Baznas Kulon Progo Periode 2017-2022 yang diketuai oleh Drs.H.Abdul Madjid audiensi dengan Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K). Pimpinan Baznas yang baru dilantik 9 Mei 2017 ini bertemu dengan Bupati yang juga baru dilantik pada tanggal 22 Mei 2017 untuk melaporkan terkait keadaan Baznas Kabupaten Kulon Progo, baik secara organisasi, keuangan, keadaan kantor dan berbagai upaya untuk meningkatkan peran Baznas Kulon Progo agar semakin bermanfaat bagi warga Kulon Progo.

Drs.H.Abdul Madjid menyampaikan, Tim Unsur Pimpinan Baznas Kulon Progo terdiri dari Wakil Ketua 1 H.Agus Nuryanto, Wakil Ketua 2 H.Bima Presetiya,SH, Wakil Ketua 3 Sugiyanto,SPd.I, Wakil Ketua 4 Dra. Hj. RR. Widiastuti. dan dua staf Sekretariat Baznas Ira Rahmawati dan Alex Kurniawan.

"Karena ini lembaga Pemerintah non struktural, kami tetap menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah, agar perolehan ZIS kedepan semakin meningkat, semakin diberdayagunakan dan dimanfaatkan untuk umat di Kabupaten Kulon Progo khususnya" kata Drs.H.Abdul Madjid.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) yang biasa dipanggil Dokter Hasto menyampaikan selamat kepada susunan Pimpinan Baznas Kulon Progo, setelah melalui proses seleksi yang panjang akhirnya terbentuk. Dan menjadi Lembaga Pimpinan Baznas yang sangat terpercaya karena sudah disahkan oleh Baznas Nasional.

Dalam kesempatan ini, Dokter Hasto juga mengapresiasi para PNS/ ASN yang selama ini sudah sudah membayar Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS). Dan menghimbau kepada jajaran PNS/ ASN yang belum membayar ZIS, untuk bisa secara sadar mensisihkan sebagian pendapatannya untuk bisa bersama-sama yang lain membayar zakat infaq sodaqoh melalui Baznas Kulon Progo.

"Dan saya kira pimpinan Baznas akan mempertanggungjawabkan bagaimana pentasarufannya untuk maju pertumbuhan kerohaniannya di Kulon Progo." kata
Dokter Hasto.

Kepada pimpinan Baznas Kulon Progo, Dokter Hasto mengajak untuk melakukan berbagai inovasi untuk membantu untuk meningkatkan pendapatan ZIS, dan dapat lebih bermanfaat untuk membantu masyarakat.

Dokter Hasto juga menyampaikan ada satu kegiatan baru yang penting dan bisa dilaksanakan Baznas Kulon Progo untuk ikut mengimplementasikan pendidikan karakter.

"Dan satu lagi yang penting, satu kegiatan baru yang ada di Baznas ini ikut mengimplementasikan pendidikan karakter, anak-anak SD bagi yang beragama Islam bisa dititipkan di pondok atau panti, yang sebagian dibiayai dari Baznas, sehingga lulus SD bisa khatam Al-Quran, satu hal yang sangat penting bagi kita, agar orang tua yang menyekolahkan anaknya bisa sukses tidak hanya masalah ilmu dunia, tapi juga masalah di hari akhir nanti bisa terpelihara sejak awal" jelas Dokter Hasto.

Dokter Hasto menyampaikan optimis menaikkan dan mentasyarufkan. Kepada Pimpinan Baznas Kulon Progo, Dokter Hasto berpesan agar tidak disibukkan urusi yang tidak perlu, jangan hanya mengurusi remeh-temeh, harus dijaga betul kepercayaan yang diberikan. Mengutamakan masyarakat fakir miskin yang belum mendapat jaring pengaman sosial atau bantuan.
Dokter Hasto bersyukur, jika pada akhir 2011 ZIS baru terkumpul 180 juta
akhir 2011 dan sulit untuk mentasyarufkan zakat karena minim. Akhirnya dapat meningkat signifikan, meskipun masih ada yang belum berzakat.

Terkait pentasarufan, Drs.H.Abdul Madjid menyampaikan, Program pentasarufan
pada dasarnya tidak berbeda dengan yang lama, hanya mulai tahun ini ada petunjuk dari Baznas Pusat agar bisa menyesuaikan diri dengan program pemerintah, seperti ada pengelompokan 5 (lima) hal, seperti Indonesia Sehat, Indonesia Cerdas, Indonesia Taqwa, Indonesia Makmur, Indonesia Peduli dengan mengacu pada 8 (delapan) asnaf, yang diringkas menjadi 5 (lima) hal. Yang pada dasarnya sama, hanya istilahnya saja berbeda.

"Pentasarufan, kami kerjasama dengan Pemda seperti mengikuti kegiatan safari Jumat, di bulan ramadhan safari tarawih, termasuk bantuan yang insidentil peristiwa tertentu seperti ada penderes, yang kena tanah longsor" kata Drs.H.Abdul Madjid.

Untuk total Pemasukan Zakat dan Infak dari Januari sampai April 2017 ditambah saldo 2016 sebesar Rp.790.134.317,- dan rencana segera pentasarufan sebesar Rp.540.396.567,- masih ada saldo sebesar Rp.249.737.750,-. Sedangkan untuk sekretariat yang dipakai saat ini masih menempati bangunan milik Kantor Kementerian Agama Kulon Progo. (at@humaskp)