Gedung Baru Wisata Edukatif Segera Dibangun

  • 25 Januari 2017 13:28:27
  • 1860 views

WATES, Upaya untuk menarik minat baca kepada masyarakat dan pelajar serta anak-anak usia dini terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo.

Selama ini kegiatanpameran dan pasar buku murah kerjasama dengan berbagai mitra telah dilaksanakan yang digelar di halaman sebelah timur gedung Perpustakaan dan Kearsipan tersebut, dengan mendirikan tenda terbuka yang sifatnya bongkar pasang.

Untuk memaksimalkan dan memuaskan pengunjung bagi peminat baca buku perpustakaan, dinas terkait merencanakan membangun gedung baru sebagai fasilitas baru bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Kulon Progo, yang diharapkan pada tahun ini dapat terwujud sebagai gedung baru wisata edukatif.

"Kami sekarang sedang menyiapkan grand desain terkait dengan rencana pembangunan gedung baru tersebut, dan bapak Pj. Bupati sudah memerintahkan untuk segera dipresentasikan dihadapan beliau." Ujar Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Kulon Progo Drs. Harminto, MM.

Harminto lebih lanjut mengatakan, gedung baru tersebut berlantai 2, lantai satu untuk arena membaca dan pameran buku, sedangkan lantai 2 sebagai aula dapat digunakan untuk pemutaran film yang bertajuk pendidikan atau kegiatan lain yang bersifat mendidik.

Sedangkan tembok pembatas sebelah timur gedung rencana akan dipangkas dan diletakan pot-pot tanaman supaya lingkungan baca terlihat nyaman.

Dengan adanya gedung baru tersebut nantinya diharapkan selain sebagai tempat membaca dan pameran, juga arena wisata edukatif taman wana winulang sebagai rekreasi baca yang menyenangkan bagi pengunjung khususnya bagi anak-anak.

"Kita tumbuhkan budaya membaca bagi anak-anak, karena dengan membiasakan datang ke perpustakaan anak-anak akan terbiasa bersentuhan dengan buku sehingga minat baca anak-anak akan tumbuh dan menjadi kebiasaan." Jelas Harminto.

Untuk kehadiran anak-anak SD atau pelajar lainnya ke perpustakaan, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan kabupaten Kulon Progo untuk menyusun jadwal setiap harinya secara bergantian supaya anak-anak sekolah tersebut bisa meramaikan perpustakaan.

Harminto mengakui bahwa jumlah kunjungan masyarakat ke perpustakaan masih belum sesuai target, namun setiap harinya bisa mencapai 100 hingga 150 orang, dari 200 orang yang ditargetkan.

Terkait dengan keberadaan perpustkaan desa, Harminto, menyampaikan, bahwa di Kulon Progo terdapat 91 unit perpustakaan desa, 50 persen masih aktif, 25 persen pasif, dan 25 persen belum sepenuhnya aktif atau kadang aktif, kadang tidak aktif.

"Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Kulon Progo akan melakukan kunjungan rutin ke desa-desa dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti bedah buku yang temanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat." terang Harminto.

Pada acara Pesta Buku Murah dan Terlengkap Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017, yang akan berlangsung sekitar 2 minggu mulai tanggal 25 Januari 2017 hingga 8 Februari 2017 ini, Harminto menambahkan, bahwa sebanyak 10 box berisi paket buku-buku baru bantuan dari DIVA Press Group akan diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 5 box dan 5 box lainnya untuk disalurkan ke perpustakaan desa terbaik.

Lima (5) perpustakaan desa terbaik tahun 2016, yaitu : Perpustakaan Desa Sidodadi Kokap, Perpustakaan Desa Sari Ilmu Sentolo, Perpustakaan Desa Tunas Bangsa Sentolo, dan Perpustakaan Sumber Ilmu Girimulyo.

"Buku yang dijual pada Pesta Buku Murah ini merupakan buku-buku baru terbitan Kulon Progo, dan pembeli atau pembaca boleh mencermati isi dari buku tersebut dan apabila tidak pantas untuk dibaca atau dikonsumsi masyarakat boleh dikritik dan dikembalikan ke Dinas Perpustakaan." Kata Harminto

Pj. Bupati Kulon Progo, Ir. Budi Antono, M.Si, yang membuka Pesta Buku Murah pada Rabu (25/1) ini mengatakan, dizaman yang serba canggih ini, kebiasaan membaca buku sepertinya sudah mulai berkurang, terutama di masyarakat sekitar kita. Sangat terlihat nyata, kini orang-orang mulai sibuk dengan gadget mereka sendiri-sendiri. Anak-anak, remaja, pemuda bahkan orang tua lebih suka bermain game,berselancar di dunia maya dan sibuk dengan media sosial seperti Facebook, Instagram, BBM, WA dan sebagainya.Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak orang yang semakin malas untuk membaca buku.

"Oleh karena itu, kami berharap, kegiatan Pesta Buku Murah dan Terlengkap Kulon Progo 2017 ini, kiranya dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca, menjadi media edukasi, serta sebagai media transaksi bagi masyarakat Kulon Progo pada umumnya." Tegas Budi Antono.

Budi Antono berharap, melalui kegiatan ini, minat baca dapat meningkat, sehingga masyarakat semakin cerdas, yang siap untuk meneruskan pembangunan di segala bidang, demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Kulon Progo.

Adapun rangkaian kegiatan Pesta Buku Murah dan Terlengkap KulonProgo 2017, tersebut meliputi : Bazar Buku dan Wisata Buku, Lomba Mewarnai Anak (TK), Workshop Kepenulisan Bersama Guru PAUD dan TK serta sedekah buku untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan 5 Perpustakaan Desa. (Bud-Hms KP)

Foto-foto Berita Terkait :