Danrem : TNI Jangan Terlibat Pungli

  • 27 Oktober 2016 13:53:10
  • 2090 views

WATES, Maraknya pemberitaan tentang Pungutan Liar (Pungli) di media massa akhir-akhir ini, menjadi perhatian khusus Danrem 072 Pamungkas, Brigjend TNI Fajar Setyawan, S.IP, dalam acara Pengarahan Danrem kepada Prajurit, PNS, dan Persit, Kodim 0731 Kulon Progo, di Aula Adikarto, Pemkab. Kulon Progo, Kamis (27/10).

Dalam Pengarahannya, Brigjend TNI Fajar Setyawan, S.IP, mengatakan, Perwira dan Prajurit TNI AD Kodim 0731 Kulon Progo, dilarang terlibat Pungli, meskipun secara tidak langsung.

"Para Perwira dan Prajurit TNI AD Kodim 0731 Kulon Progo, jangan terlibat pungli, kalau ada yang terlibat saya dan perwira lainnya yang akan menangkap sendiri dan diberitakan di media massa". tegas Jenderal Bintang satu ini.

Secara khusus Danrem menyampaikan hal ini, kepada Danramil dan Babinsa, karena merekalah yang beresentuhan langsung dengan kegiatan di tengah masyarakat.

"Saya menaruh hormat dan bangga kepada Babinsa, karena tugas mereka sangat berat sebagai Panglima terdepan dalam peran sertanya di tengah kehidupan masyarakat." kata Danrem.

Danrem menambahkan, jika ada persoalan di tengah kehidupan masyarakat yang melibatkan anggota TNI AD di wilayah territorial Koramil, "maka orang pertama yang dimintai keterangan (Bahan Pengumpul Keterangan) adalah Babinsa.

Terkait dengan semakin dekatnya kegiatan Pilkada 2017 di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Brigjend Fajar Setyawan, menekankan kepada para Perwira dan Prajuritnya agar menjaga netralitas TNI.

"Jangan sampai anggota TNI jajaran saya, terlibat dalam suksesi kampanye salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di wilayah Kulon Progo ini, jaga netralitas, jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan masuk dalam perangkap orang lain." tegas Danrem

Selain netralitas TNI, para Prajurit juga harus dapat menjaga rasa aman dan nyaman warga, supaya terhindar dari kericuan, konflik, pengrusakan, dan tidak boleh ada warga yang merasa tertekan ataupun terancam.

"Prajurit TNI harus bertugas dengan hati dan ikhlas dalam mengayomi masyarakat." ujar Jenderal yang isterinya berasal dari Kulon Progo ini.

Yang tidak kalah pentingnya, kata Danrem, anggota TNI AD juga dilibatkan dalam Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan untuk memotivasi Petani agar terwujud kemandirian pangan, serta paham terhadap radikal kanan dan radikal kiri.

Foto-foto berita terkait :