Peringatan Haornas XXXIII di Alun-alun Wates Meriah

  • 09 September 2016 12:37:32
  • 1777 views

Peringatan Hari Olahraga Nasional Jumat (9/9) yang diselenggarakan di Alun-alun Wates berlangsung meriah.

Diawali Upacara yang dipimpin oleh Pj.Bupati Kulon Progo Ir.Budi Antono,MSi, dilanjutkan senam angguk bersama, Jalan Sehat dan dimeriahkan organ tunggal dan pembagian Doorprice.

Budi Antono menyampaikan, Peringatan Haornas XXXIII 2016 tanggal 9 September 2016 ini merupakan salah satu saat yang penting bagi dunia olahraga Kulon Progo serta momentum yang sangat tepat mengisi pembangunan olahraga melalui pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga.

"Budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan, tetapi harus melalui proses yang berjenjang dan berkesinambungan, dimulai dari lingkungan terkecil sampai komunitas masyarakat yang lebih besar" Kata Ir.Budi Antono,MSi

Beliau juga menyampaikan sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktivitas sehari-hari. Seluruh lapisan perlu melakukan langkah nyata dalam menggerakkan, memfasilitasi, dan mengedukasi masyarakat agar memahami arti pentingnya berolahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Budi Antono juga berharap agar olahraga diposisikan sebagai kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Kulon Progo.

Saat pelaksanaan Upacara, Budi Antono juga membacakan sambutan menteri Pemuda dan olahraga RI IMAM NAHRAWI, yang isinya antara lain mengajak kepada seluruh aparatur sipil yang mengurusi bidang olahraga di provinsi dan kabupaten/ kota untuk menggelorakan dan menyemarakkan "Ayo Olahraga" sampai lingkungan terkecil sehingga tercapai masyarakat yang sehat dan produktif.

"Melalui olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan kita perbesar basis-basis calon olahragawan potensial dan berbakat untuk memperkuat pondasi bangunan keolahragaan nasional yang berdaya saing" kata Budi Antono saat membacakan sambutan Menpora RI.

Seusai jalan sehat yang mengambil rute Alun-alun - Dinkes - Pertigaan Watulunyu - UNY - Polsek Wates - Alun-alun para peserta dihibur organ tunggal sambil pengundian doorprice.

Slamet Riyanto dari Dinas Kesehatan menyampaikan meskipun saat upacara mendung dan tidak panas tetapi ada 2 (dua) anak SD yang pingsan dan 1 pusing, Anak SMP yang pusing 3 anak sehingga harus dirawat di pos Kesehatan.