Wujudkan Internet Desa, Pemkab Belajar Ke Sukoharjo

  • 29 Juni 2016 09:11:45
  • 1633 views

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berencana mewujudkan seluruh desa terjangkau jaringan internet atau Smart Village. Smart Village atau kalau di bahasa indonesia-kan menjadi Desa Pintar atau Desa Cerdas adalah sebuah desa yang memiliki kemampuan untuk menggunakan sistem TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam pengembangan potensi sumber daya baik alam maupun manusianya. Smart Village secara tidak langsung dapat meningkatkan ekonomi sebuah desa, hal ini di dukung oleh kemampuan smart village yang dapat mengkomunikasikan potensi-potensi sumber daya alam ke luar desa, dan memberikan ilmu atau pemahaman dalam mengelola potensi desa oleh warga desa tersebut. Terlebih dengan adanya kucuran dana desa yang besar di masing-masing desa yang setiap tahun terus mengalami peningkatan untuk mewujudkan kemandirian desa.

            Untuk mewujudkan itu, beberapa pejabat pemkab Kulon Progo dari Bagian TI dan Humas Setda serta Bappeda Kulon Progo mengunjungi Pemkab Sukoharjo, Selasa (28/6). Rombongan yang dipimpin Kabag TI dan Humas Setda Drs.Ariadi, MM diterima Kabag PDE Setda Sukoharjo, Suyamto,ST, M.Kom.

            "Jaringan internet di Pemkab Kulon Progo saat ini baru menjangkau di semua SKPD termasuk Kecamatan, namun untuk ke desa-desa belum, terlebih kondisi medan di Kulon Progo, namun untuk Sukoharjo sudah mampu menjangkau ke semua desa yang ada, untuk itu kami ingin belajar lebih jauh di Pemkab Sukoharjo ini,"terang Ariadi yang didampingi Subid Pengendalian Bappeda, Sutarman SSTP, M.Eng.

            Kabag PDE Setda Sukoharjo, Suyamto,ST, M.Kom, membenarkan bahwa dengan kerjasama antara Pemkab Sukoharjo dan PT Telkom Tbk sebanyak 150 desa dan 17 kelurahan yang ada di Sukoharjo telah terjangkau jaringan internet. Sehingga di Kabupaten Sukoharjo ini sudah tidak lagi Smart City tetapi Smart Village, bahkan dengan demikian pemkab Sukoharjo sudah siap dengan pemerintahan berbasis digital sampai ke tingkat desa atau Smart Government dengan konsep Smart Village.

            "Meskipun sampai ditingkat desa, namun demikian biaya langganan internet tetap dibayar oleh masing-masing desa, bukan pemerintah daerah, seiring dengan adanya dana desa di masing-masing desa untuk dialokasikan ke rekening pembayaran langganan internet,  yang sebelumnya sudah ada MOU masing-masing desa dengan PT Telkom,"terangnya.

            Atas keberhasilan mengembangkan internet ke seluruh desa dan kelurahan ini, pemkab Sukoharjo tahun 2016 memperoleh penghargaan Smart Village dari PT Telkom.