Bupati Dorong Konsumsi Ikan bagi Lansia Produktif

  • 30 Mei 2016 12:56:41
  • 1075 views

Sebagai salah satu upaya pemerintah untuk membantu tenaga kerja lanjut usia untuk meningkatkan kemampuan, bakat dan minat mereka sehingga mampu mandiri serta mampu membiayai diri sendiri maupun keluarganya, dilaksanakan kegiatan Penyerahan Bantuan Sarana Usaha Kegiatan Pemberdayaan Tenaga Kerja Khusus Lansia. Acara ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, Senin (30/5).
Bantuan ini bertujuan untuk mendorong tumbuh kembangnya jiwa kewirausahaan yang mandiri agar menjadi unit usaha yang mandiri, meningkatkan aksesibilitas kesempatan kerja, menciptakan lapangan kerja bagi usia lanjut di sektor informal sekaligus mengurangi pengangguran. Kegiatan ini diselenggarakan Pemkab Kulon Progo bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI melaksanakan berbagai kegiatan yang  berorientasi  pada pemberdayaan tenaga kerja khusus,  yaitu Tenaga Kerja Usia Lanjut, sebanyak 1 paket.
Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo dalam acara tersebut memaparkan bahwa Pemkab membantu usaha masyarakat, seperti berjualan, produksi jamu, membuat aneka kue tradisional, pertukangan kayu, dll, tujuannya untuk menghidupkan makanan lokal produksi sendiri ataupun memanfaatkan bahan lokal dalam pertukangan dalam kerangka Bela dan Beli Kulon Progo.
Terkait penerima bantuan yang berusia lanjut, Bupati mendorong agar lebih banyak mengkonsumsi ikan air tawar ataupun air laut, karena semakin bertambah usia, semakin lemah kondisi tubuh. Tidak hanya lansia, diharapkan anak-anak juga diberi ikan laut atau ikan air tawar, karena ikan ini memiliki kandungan minyak yang bermanfaat bagi kecerdasan bayi atau anak sekolah.
"Daripada beli daging yang harganya mahal, lebih baik membeli ikan yang lebih murah, karena kandungan DHA dan Omega 3 dalam ikan akan meningkatkan kecerdasan bayi yang dikandung ibu hamil dan anak-anak balita. Minyak ikan ini tentunya hanya ada dalam ikan," jelas Bupati.
Ditambahkan, bagi warga lanjut jangan makan makanan yang banyak mengandung lemak jahat, yang banyak terdapat pada daging. Lemak yang bagus terdapat pada sayuran dan ikan. Dengan demikian selain lebih hemat, juga dapat menjaga kesehatan.
Sementara itu, Kadinsosnakertrans, Eko Pranyata, melaporkan bahwa bantuan ini diberikan kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya. Untuk kegiatan ini ada pendamping Tenaga Kerja Sarjana yang diberikan honor dari Kementerian.
"Penerima bantuan juga kami harapkan menandatangani MoU yang intinya akan menggunakan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya," harapnya.
Dirinya melanjutkan, sasaran kegiatan ini diharapkan bisa terwujud pemberdayaan tenaga kerja lansia dengan berbagai ragam jenis usaha. Penerima bantuan ini adalah lansia yang berusia 59 tahun ke atas yang produktif, memiliki minat, bakat dan kemampuan untuk berwirausaha. Sebanyak 20 lansia produktif dianggap layak menerima bantuan tersebut setelah dilakukan identifikasi, perekrutan dan seleksi calon peserta, penetapan peserta, pengelompokan jenis usaha, pelatihan manajemen usaha selama 2 hari dan dilanjutkan dengan praktek produksi kerja selama 2 hari. Penyerahan bantuan usaha dan pendampingan usaha dilakukan oleh Tenaga Kerja Sarjana (TKS).***