UP45 Yk-Pemkab Kembangkan Energi Baru Terbarukan di Masyarakat

  • 27 April 2016 09:40:45
  • 2044 views

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersepakat akan menjalin kerjasama untuk menunjang program peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan mengembangkan Tata Kelola Kawasan Pedesaan khususnya pada energi baru terbarukan di Masyarakat.

 

Kesepakatan ini dicapai setelah UP’45 Yogyakarta yang diwakili oleh Asisten Wakil Rektor III Bidang Pengembangan dan Kerjasama UP’45 Yogyakarta Syamsudin,SPd,MA melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, di Ruang Kiskendo, Rabu (27/4/2016).

 

Dalam waktu tidak lama, UP’45 Yogyakarta bersama Bupati Kulon Progo akan segera membuat MoU (Memorandum of Understanding) dilanjutkan dengan MoA (Memorandum of Agreement) antara Fakultas di UP’45 Yogyakarta dengan SKPD terkait di Pemkab Kulon Progo.

 

“Bapak Rektor kami komitmen pada ekonomi kerakyatan, kami ingin jalin kerjasama dengan Pemkab Kulon Progo untuk mengembangkan Tata Kelola Kawasan Pedesaan khususnya pada energi baru terbarukan” kata Syamsudin,SPd,MA yang didampingi Syamsul Ma’arif, Muh Ali Sukajap, Nurhadi dan beberapa pendamping.

 

Syamsudin,SPd,MA  menambahkan juga memuji program Bela Beli Kulon Progo dan mengajak untuk menggelorakan semangat tersebut ditingkat nasional.

 

Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo menyambut baik akan adanya kerjasama ini, karena untuk membangun masyarakat Kulon Progo dibutuhkan kerjasama dengan siapapun dan dari manapun.

 

“Kami butuh kerjasama dengan siapapun, darimanapun dalam membangun Kulon Progo” kata Pak Tedjo (panggilan akrab beliau).

 

Pak Tedjo juga menyanjung UP’45 Yogyakarta yang dari dulu menjaga komitmen yang tinggi terhadap nilai kebangsaan ditengah masyarakat dan terjaganya NKRI.

 

Muh Ali Sukajap menyampaikan, UP’45 juga konsen dalam pengembangan energi baru terbarukan, melalui berbagai penelitian. Juga bersemangat pada ekonomi kerakyatan. Kemudian untuk mengaplikasikan riset agar lebih bermanfaat maka akan terjun langsung ke masyarakat di desa.

 

 

Pak Tedjo juga mengapresiasi agar lebih membumikan berbagai hasil riset dari Kampus lagi di masyarakat luas dan bersama Pemerintah untuk memberdayakan masyarakat

 

Terkait energy Pak Tedjo menyampaikan bahwa Bupati Dokter Hasto juga beliau saat ini juga sedang mengajak kepada masyarakat agar tidak tergantung dengan pihak luar, sehingga kemandirian bisa terwujud. Seperti halnya saat ini di desa-desa warga mulai enggan menggunakan ranting dan pelepah kelapa untuk memasak dan memilih beli gas untuk memasak maka Pemkab menggelorakan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan potensi lokal yang yang ada terlebih dahulu.

 

 Syamsul Ma’arif dari UP’45 Yogyakarta menyampaikan saat ini sedang mengembangkan energi baru terbarukan antara lain mengembangkan alat untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak, kemudian membuat bio massa dari limbah kering, sehingga dapat menghemat pemakaian BBM

 

“Selain teknologi, kendala untuk memasyarakatkan kadang terhalang faktor sosial pada pemahaman masyarakat. Penemuan harus bisa diterapkan dan dimanfaatkan oleh masyarakt.” Kata Arif.

(akhmad)