PASAR Bendungan TERBAKAR Pemkab Gelar Koordinasi

  • 19 April 2016 10:49:44
  • 2034 views

Sesaat setelah terjadi kebakaran yang menghanguskan Pasar Bendungan blok barat pada hari Selasa, (19/4) dini hari, Pemkab Kabupaten Kulon Progo dipimpin oleh Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) segera melakukan gerak cepat berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

 

Koordinasi yang juga diikuti oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, Sekretaris Daerah Kulon Progo Ir.RM.Astungkoro,MHum, Staf Ahli Bupati Eko Wisnu Wardhana,SE, Sekretaris Kecamatan Wates Made Arsa Wijaya, Kepala Pelaksana BPBD Wates, Kepala Desa Bendungan Mujiyo,SE, dan beberapa perwakilan pedagang.

 

Koordinasi membahas terkait rencana pembangunan pasar darurat dan pembersihan pasar yang terbakar. Disamping itu juga dibahas alternatif terkait rencana pembangunan pasar yang terbakar, salah satunya mengusulkan ke pemerintah pusat.

 

Seusai berkoordinasi, Dokter Hasto meninjau lokasi calon pasar darurat yang rencana akan ditempatkan di belakang SD N 4 Bendungan.

 

Mujiyo,SE, Kepala Desa Bendungan menjelaskan kronologis kejadian, bahwa sebelumnya penjaga malam yang bernama wakidi melihat percikan api di tengah pasar, karena banyak barang yang mudah terbakar seperti plastic dan kayu yang mudah terbakar api cepat membesar.

Kemudian Wakidi melapor ke berbagai pihak terkait, seperti Polsek, BPBD dan instansi terkait. Sambil menunggu pemadam kebakaran dating, Warga sekitar ikut membantu memadamkan api dengan menggunakan disel.

Untuk barang yang dekat dengan sumber api warga sudah tidak bias menyelamatkan, sedangkan yang masih jauh dari sumber api, warga bersama pedagang berusaha menyelamatkannya dengan cara memindahkan barang.

Mujiyo,SE juga menambahkan, Bupati, Wabup, sekda langsung meninjau lokasi kebakaran dan membahas rencana pemindahan para pedagang. Jika memang bersedia akan dipindahkan sementara di belakang SD N 4 Bendungan.

Raden Moh Zuhdi Malik,AMd warga Bendungan Wates yang tinggal dekat pasar bendungan juga membenarkan, pada pukul 3.30 api sudah mulai membesar di tengah pasar. Mengetahui kebakaran, dirinya bersama warga sekitar langsung ikut membantu memadamkan api, meskipun dengan peralatan seadanya seperti mesin disel pertanian.

 

Pada pukul 06.00 api bisa dipadamkan, setelah dilakukan pemadaman dengan alat pemadam kebakaran Kulon Progo dibantu dari Sleman, Kota, Bantul, Purworejo dan dari Kepolisian, api berhasil dipadamkan.

(Mad)