Kepedulian dan Perjuangan Sunarti Dapat Jadi Contoh PNS Lain

  • 22 Juni 2015 09:50:51
  • 2580 views

Kepedulian dan perjuangan Sunarti,SPd kepada masyarakat cukup membanggakan. Meski dengan modal sendiri, dan dengan waktu terbatas, namun kepedulian untuk mendidik dan memberdayakan masyarakat sangat tinggi. Bupati menilai, kepedulian dan perjuangan ini dapat dijadikan contoh bagi PNS lain.

Dengan ilmu yang dimiliki, melalui Sanggar Lily Batik, Sunarti mendidik anak-anak dan masyarakat sekitar, mulai mendesain batik, memproduksi batik, hingga melatih memasarkannya. Dengan harapan, kedepan anak-anak dapat mandiri.

"Saya harap dengan belajar mulai desain, membatik, mewarna, memasarkan, menimbulkan semangat anak-anak untuk menjadi pengusaha sukses" kata Ibu Sunarti,SPd, warga Pedukuhan II Desa Pandowan Galur, yang sehari-hari bekerja sebagai Guru Lukis dan Batik, Desain Kriya Tekstil di SMK N 5 Yogyakarta.

Meski dengan modal sendiri, Sunarti berjuang sanggar binaannya yang dimulai dari nol ini dapat berguna bagi masyarakat. Sunarti berharap anak-anak disekitarnya dapat berpikir luas, dapat merubah kehidupan masing-masing, paling tidak dapat menghidupi diri sendiri dan tidak perlu merantau.

Sunarti yang juga sering sebagai juri berbagai lomba batik ini menyampaikan, sejak tahun 2010 sudah mempunyai lebih dari 200 desain.

"Kami hanya dengan semangat kerja, ibadah, dan peduli lingkungan, meski dengan waktu yang terbatas" tambahnya.


Selain melayani Pelatihan Membatik, melalui sanggar ini Sunarti yang didampingi Bapak Kantun (suami) juga menerima pesanan Batik Tulis, Batik Cap, Bahan Sandang, Taplak Sandang, Taplak Meja, Sarung Bantal, Bedcover, Sajadah dll.


Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) didamping Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo mengapresiasi kerja keras Sunarti, meskipun dengan waktu yang terbatas tetap masih peduli terhadap lingkungan

"Dapat jadi tauladan bagi PNS lain, meski hanya memiliki sisa waktu sedikit, bisa mengajak bergotong royong masyarakat sekitar untuk berusaha" kata dr.Hasto.

dr.Hasto menilai prinsip Sunarti bagus memanfaatkan waktu luang. Kepada Sunarti, dr.Hasto juga menyampaikan agar tidak perlu berkecil hati, karena seperti seperti yang dilakukan Bupati saat ini, meskipun dengan waktu yang terbatas, berusaha melayani pasien yang membutuhkan.


Motif yang bagus dan variasi yang banyak juga mendapat sanjungan Bupati. Untuk pemasaran batik, di Kulon Progo sendiri juga terbuka, karena ada sekitar 8 ribu PNS, dan 80 ribu siswa sekolah, belum ditambah masyarakat umum. Demikian disampaikan Bupati(Senin,8/6) saat BBGRM.(at)