PT. SAK Akan Disapih Pelan-pelan

  • 04 Juni 2015 11:55:44
  • 2920 views

Seusai melantik Ir.Sukoco,MM sebagai Dewan Komisaris dan Ir.Made Hendra Putra,MM sebagai Direktur Utama pada PT.Selo Adi Karto (PT.SAK), Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengharapkan PT.SAK untuk melakukan inovasi, gigih dalam berjuang, dan memiliki keberanian.


"Karena kalau tidak ada keberanian, maka tentu kita tidak akan mendapatkan suatu loncatan kemajuan" kata dokter Hasto (panggilan Bupati).


Secara bertahap Pemda juga akan "menyapih" PT.SAK agar memiliki kemandirian.


Bupati menilai terhadap adanya resiko, tidak perlu takut, karena tidak ada loncatan kemajuan itu yang tanpa resiko, pasti ada resikonya. Bupati juga berharap, perlindungan (proteksi) Pemda yang sedikit over protection, bisa disapih pelan-pelan, kemudian Pemerintah Daerah tidak perlu over protection lagi kalau seandainya PT.SAK sudah bisa dibiarkan untuk bertanding sendiri, memenangkan didalam suatu pertarungan di pasar bebas di tahun 2015, yang sebentar lagi akan dimulai.


Bertempat di Rumah Dinas Bupati, Kamis (4/6/2015) Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) melantik dan mengambil sumpah kepada Ir.Sukoco,MM sebagai Dewan Komisaris dan Ir.Made Hendra Putra,MM sebagai Direktur Utama pada PT.Selo Adi Karto untuk Masa Jabatan 2015-2020. Dengan saksi Triyono,SIP,MSi dan Drs.Hendri Usdiarka. Dalam pelantikan ini hadir juga Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, unsur DPRD, Pejabat, Kepala SKPD, Gapensi, Gapeknas, Gapeksindo dan pimpinan BUMD dilingkungan Pemkab Kulon Progo.


Dalam sumpahnya, Ir.Sukoco maupun Ir.Made menyatakan bahwa untuk diangkat pada jabatan ini, baik langsung maupun tidak langsung, dengan rupa atau dalih apapun juga, tidak memberi atau menyanggupi, akan member sesuatu kepada siapapun juga.


Keduanya juga akan memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila, dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja, dari siapapun juga, yang diketahui atau patut dapat mengira mempunyai hal, yang bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan.

Dalam menjalankan kewajiban, akan bekerja dengan sungguh-sungguh, dan akan menerapkan serta melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, secara konsisten dalam pelaksanaan tugas.


Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo juga menyampaikan terimakasih atas kinerja PT.SAK yang dalam kondisi yang baik, dan mampu menyumbang PAD, mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Jika melihat sejenak ke belakang, Maka PT.SAK yang sebelumnya tahun 2011 menyumbang PAD Rp. 600 juta, tetapi sejak tahun 2011 mampu naik sebesar Rp. 1,6 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp.1,7 miliar.


Hal ini menggembirakan, terlebih tanggung jawab terhadap sisa pajak bisa diselesaikan bersamaan dengan pencapaian target dalam memenuhi pendapatan asli daerah yang sudah ditetapkan dalam rencana kerja tahunannya.


Terkait usaha kedepan dokter Hasto berharap PT.SAK bisa berkembang menjadi sebuah PT yang bisa merupakan suatu konsorsium usaha-usaha, yang tentu tidak jauh dari usaha yang sekarang sudah dirintis PT SAK. Sehingga di tahun-tahun kedepan sampai masa jabatan 2020 harus dimanfaatkan karena bagi PT SAK dari sekarang sampai 4-5 tahun kedepan, periode transisi untuk menjadi sebuah perusahaan yang besar.


"Kesempatan yang sangat baik di periode kedepan ini adalah untuk merubah kinerja dan kapasitas kerja dari PT SAK, untuk berkemampuan yang lebih kompleks, dan lebih tinggi lagi" jelas dokter Hasto.


Kesempatan yang dimaksud dokter Hasto, harus diraih pada tahun-tahun yang akan datang, adalah beberapa hal yang punya spirit dan semangat Bela dan Beli Kulon Progo, sehingga diharapkan PT.SAK mampu ikut memberdayakan kekayaan-kekayaan daerah ataupun sumber alam daerah dari Kabupaten Kulon Progo demi untuk kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.


"Tentu ini butuh inovasi, butuh suatu terobosan, juga butuh suatu kegigihan dalam memperjuangkan itu semua. Dan tentu ada suatu hal yang harus juga dimengerti bersama bahwa butuh keberanian. Karena kalau tidak ada keberanian maka tentu kita tidak akan mendapatkan suatu loncatan kemajuan, tidak ada loncatan kemajuan itu yang tanpa resiko" kata dokter Hasto.

Sehingga peran Pemda yang sedikit over protection hanya saat PT SAK belum mampu untuk mandiri. diharap saat PT SAK sudah mampu untuk mandiri, maka over protection Pemda tidak bisa diperpanjang karena adanya regulasi-regulasi yang tidak bisa diabaikan oleh Pemda, mengingat adanya perdagangan bebas, globalisasi dan memang tidak bisa ada unsur monopoli yang berlebihan.

"Kami ucapkan selamat, untuk periode kedepan, semoga kesuksesan akan diraih lebih besar lagi" tandas dokter Hasto.

Dalam kesempatan tersebut, dokter Hasto juga berterimakasih dan memberikan kenang-kenangan kepada pak Chozin dan pak Roto selaku ketua Dewan Komisaris dan Direktur Teknik sebelumnya yang telah mengabdi, membesarkan PT Selo Adi Karto tentu dengan upaya-upaya, dengan usaha-usaha yang tidak sedikit, perjuangan dalam mengembangkan PT.SAK. (at)