Peletakan Batu Pertama Pengembangan RSUD Wates

  • 01 Juni 2015 13:21:16
  • 2235 views

Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), dan Direktur RSUD Wates dr.Lies Indriyati,Sp.A menekan tombol secara bersama-sama tanda dimulainya pembangunan RSUD Wates sebagai Rumah Sakit Pendidikan, di Wates, Senin (1/6/2015).

Meski sebagai tempat magang pendidikan, sebagai rumah sakit pendidikan aviliasi atau satelit, Gubernur meminta agar RSUD Wates harus tetap mengutamakan kepentingan dan kesehatan pasien.

Agar mencapai visinya sebagai Rumah Sakit pendidikan dan Pusat Rujukan yang unggul dalam pelayanan, dalam membangun jejaring kerjasama sebagai tempat pendidikan yang berkelanjutan, untuk mencapai standar kompetensi tenaga kesehatan, serta pendalaman dan penyegaran ilmu kedokteran, Gubernur juga minta hendaknya belajar dari pengalaman RSU dr.sardjito dan UGM.

"Harus tetap mengutamakan kepentingan dan kesehatan pasien" Pesan Gubernur dihadapan Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo, Jajaran Forkompinda, Kepala SKPD, Civitas Hospitalia RSUD Wates, dan para tamu undangan, dalam acara peletakan batu pertama pengembangan RSUD Wates.

Gubernur menjelaskan, dalam menjalankan fungsi kesehatan, rumah sakit pendidikan bertugas menyelenggarakan pelayanan kesehatan terintegrasi dengan mengutamakan tata kelola klinik yang baik, pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran berbasis bukti, dengan mempraktekkan aspek etika profesi dan hukum kesehatan.

Sebelumnya dokter Hasto (Bupati Kulon Progo) menyampaikan Terimakasih sebesar-besarnya kepada Gubernur atas berkenan rawuh serta memberikan perhatian kepada Kabupaten Kulon Progo.

Kepala Gubernur/ Pemerintah Daerah DIY juga disampaikan terimakasih atas pemberian hibah tanah seluas 4,4 Ha yang akan digunakan untuk pengembangan RSUD Wates, pembangunan Panti Sosial dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu.

Adapun rencana pengembangan RSUD Wates di tahun 2015 ini dengan anggaran dana bersumber dari BLUD sebesar Rp. 32,8 Miliar yang akan dipergunakan untuk Pembangunan Medik Center, Pembangunaan Foodcourt, Auditorium, dan Area Parkir.

Untuk Pembangunan pada Tahun 2016 sebesar Rp. 63.972.677.000,- dengan rincian, dana BLUD Rp. 20.972.677.000,-, Rencana Pinjaman Rp. 40 Miliar, dana dari Pemda DIY sebesar Rp. 3 Miliar, untuk pembangunan Rawat Inap.

Untuk tahun-tahun berikutnya Bupati berharap masih ada dana dari Pemda DIY untuk melanjutkan pengembangan RSUD Wates, terutama untuk pembangunan Gedung Rawat Inap.
Selain itu juga masih akan membangun gedung asrama dan pembangunan perumahan dokter.

"Kami haturkan, Total Kebutuhan dana Pengembangan RSUD Wates ini kurang lebih sebesar Rp. 152.465.893.250,-" kata dokter Hasto.

Seusai penekanan tombol, Gubernur didampingi Bupati, Wakil Bupati, Direktur RSUD menyaksikan gambar maket pengembangan RSUD Wates dan mendapat penjelasan tahapannya. (at)