Wariskan Nilai Gotong Royong

  • 02 Maret 2015 10:54:54
  • 2391 views

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyatakan bangga masyarakat Kulon Progo ikut melestarikan nilai kepedulian sosial, kegotongroyongan. Hal tersebut disampaikan saat pelaksanaan bedah rumah milik Kodo (warga Plampang I Kalirejo Kokap) dan Sabinem (warga Kalimenur Sukoreno Sentolo), Minggu (1/3/2015).

"Dengan melaksanakan gotong royong, berarti telah ikut melestarikan spirit kepedulian sosial, kegotongroyongan dan ikut mengajarkan, mewariskan nilai tersebut kepada anak cucu, sehingga jiwa gotongroyong bisa turun temurun" kata Wabup.

Wabup juga salut kepada masyarakat Kalirejo I yang sigap dan segera bergotong royong, sehingga rumah Kodo yang habis terbakar, dalam waktu singkat sudah memiliki rumah lagi, meskipun dalam kondisi yang masih sederhana.

Peristiwa kebakaran ini dapat dijadikan pelajaran, bahwa bencana tidak bisa diprediksi, siapa saja bisa dapat halangan dan masyarakat saling membutuhkan untuk mengatasi setiap masalah.

Selain menggugah rasa kepedulian sosial warga masyarakat sekitar, para PNS muslim melalui Bazda juga menyalurkan bantuan sebesar Rp.10 juta. Disamping itu pegawai dilingkungan Assek II Setda, Dinas Kepenak juga ikut menyerahkan bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kalirejo Lana, menjelaskan bahwa rumah Kodo beberapa waktu yang lalu mengalami kebakaran hebat, semua barang habis terbakar, yang tersisa tinggal pakaian yang melekat dibadan.

Kemudian Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Baitunnajah, yang dipimpin Kiai Nasirudin mempunyai pemikiran untuk segera mengatasi permasalahan Kodo, dengan cara membeli sebuah rumah sederhana agar Kodo sekeluarga segera memiliki rumah. Sehingga bantuan dari bazda akan digunakan untuk membuat pondasi, lantai, sekat ruangan.

Lana juga menyampaikan, bahwa kondisi masyarakat di Kalirejo cukup memprihatinkan. Saat ini jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kalirejo ada 678 KK.

"ada 72 kaum Dhuafa di Kalirejo, tidak punya rumah dan tanah" tambah Lana.

LKS Baitunnajah yang memiliki 17 warga binaan, saat ini sudah didukung oleh PD BPR Bank Pasar Kulon Progo yang setiap bulan memberikan bantuan paket sembako senilai Rp 2 juta. Meskipun demikian masih sangat membutuhkan bantuan dari donatur.

Seusai memberikan bantuan di Kalirejo Kokap, Wakil Bupati beserta rombongan SKPD pendamping melanjutkan bantuan ke rumah milik Sabinem warga Kalimenur Sukoreno Sentolo. Di Kalimenur warga sekitar baik laki-laki maupun perempuan dengan penuh semangat ikut melaksanakan gotong royong membangun rumah. Warga juga melaksanakan gerakan pengumpulan dana sukarela.

Pembangunan rumah yang dimulai 1 Februari ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp. 20.209.000,- (at.MC)