43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP

  • 26 Februari 2015 13:04:43
  • 1722 views

Bupati Kulon Progo salurkan bantuan Kusi Roda bantuan dari United Cerebral Palsy (UCP) Yogyakarta kepada penyandang disabilitas di Kulon Progo. Bupati mengapresiasi dan menyatakan terimakasih atas bantuan yang diberikan, karena akan sangat membantu mobilitas masyarakat penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) saat menerima Kepala Dinas Sosnakertrans Kulon Progo Drs.Eka Pranyata dan Endah Srimudeni, Provider UCP Yogyakarta yang berkedudukan di Jl Kabupaten km 4.5 Trihanggo Sleman.

Endah menyampaikan, tahun 2015 ini memberikan 43 kursi roda ke masyarakat Kulon Progo, dan ada juga yang ditambah walker (alat bantu jalan). Dengan harapan bisa membantu warga yang memang memiliki keterbatasan tidak mampu berjalan.

"Kebetulan untuk 3 anak di Kulon Progo ada yang mendapatkan alat bantu double, bantuan kursi roda juga walker 1 dari Galur 1 dari Temon 1 dari Wates" katanya.

Eka Pranyata juga menjelaskan sebenarnya pada tahun kemarin sudah menyusun kebutuhan untuk disabilitas khususnya penyandang yang menggunakan kursi roda di APBD dialokasikan 40 warga, tapi setelah dibuka lagi di bulan Januari 2015, ada lagi 72 pemohon. Dari 72 sudah direalisir 43 kursi roda, untuk kekurangan akan dikomunikasikan dengan UCP lagi .

"Kami mencoba kerjasama dengan UCP pada tahap pertama sudah diserahkan 43 kursi roda" kata Eka Pranyata.

Dari 43 kursi roda, secara simbolis diserahkan 3 kursi roda, dan 40 sudah diserahkan lewat kecamatan dan desa, tambanya.

Untuk bantuan dari UCP dimanfaatkan bagi usia anak sekolah. Sedang yang dari dana APBD diarahkan kursi roda yang old size, untuk orang tua yang sakit, agar memudahkan mobilitas dari perawatan.

"UCP diarahkan ke yang masih mobile, anak-anak dan usia di kisaran dibawah 30 tahun" jelas Eka Pranyata

Ada juga penyandang disabilitas yang khusus, artinya penyandang cacat, tapi ingin dibantu kursi roda 3 agar bisa untuk usaha, bisa mengayuh dengan tangan , sehingga bisa mandiri.

Terkait jumlah penderita yang belum memiliki kursi roda, Eka Pranyata juga menjelaskan, jika disasar lagi kemungkinan masih ada lagi yang masih memerlukan bantuan kursi roda.

Orang tua Dimas Prasetyo penerima bantuan menyampaikan sangat berterimakasih dengan bantuan ini sehingga dapat memudahkan mobilitas anaknya. Dimas Prasetyo (9 th) Siswa kelas 2 SLB Giripeni wates merupakan salah satu penerima kursi roda sekaligus walker.
(at.MC)