Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

  • 23 Februari 2015 08:01:35
  • 2160 views

Diakui atau tidak, dalam rangka menyukseskan program-program pemerintah, masalah Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) memiliki kedudukan yang sangat penting, kapanpun dan di manapun. Bukan saja karena KIE sebagai bagian dari upaya memberikan wawasan dan pengetahuan pada warga masyarakat dalam bidang pembangunan tertentu, tetapi juga memiliki andil yang sangat besar dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kepedulian mereka untuk berperan aktif turut serta menyukseskan program-program pembangunan dimaksud sekaligus merasa ikut bertanggungjawab mengamankan hasil-hasil yang telah dicapai. Ini berarti, kegiatan KIE bukan sekedar memberikan informasi sebagai bagian dari komunikasi, tetapi juga sudah mengarah bagaimana mempengaruhi opini publik, dari tidak mendukung program menjadi mendukung, dari antipati menjadi lebih bertoleransi dari pasif menjadi aktif untuk berpartisipasi, dan sebagainya.


Tentang pentingnya kegiatan KIE dalam pembangunan Kependudukan Keluarga Berencana (KKB), diakui oleh mantan Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN Prof. Dr. H. Haryono Suyono. Dalam bukunya "Mengubah Loyang Menjadi Emas", beliau menyatakan bahwa dalam menyukseskan program KB, selain pengembangan visi dan misi, perumusan strategi KIE menjadi sesuatu yang sangat urgen. Sehingga ketika beliau memimpin BKKBN, KIE bidang KB mengalami masa kejayaan yang berimbas pada keberhasilan capaian program. Waktu itu (era 1980 - 1990 an) hampir semua penerbitan surat kabar, majalah, buku, dan lain-lain tidak henti-hentinya mewartakan...