Pemkab Kulon Progo dan Sekolah Vokasi UGM Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama

  • 20 Februari 2015 13:01:45
  • 2359 views

Setelah beberapa waktu lalu Sekolah Vokasi UGM (SV UGM) melakukan beberapa audiensi dengan Pemkab Kulon Progo, hari ini, Jumat (20/2) kedua belah pihak menindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dimana untuk selanjutnya dapat diwujudkan kerjasama secara nyata antara SV UGM dengan Pemkab Kulon Progo. Rombongan dari SV UGM dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. didampingi Direktur Sekolah Vokasi UGM, Ir. Hotma Prawoto Sulistyadi, M.T., IP.MD. Rombongan SV UGM ini disambut oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo di Joglo Rumah Dinas Bupati.

Dijelaskan oleh Sutedjo, dari awal Pemkab sudah menyambut baik kerjasama dengan SV UGM, terutama jika SV UGM mau membuka sekolah di Kulon Progo.

"Ke depan kami berharap SV UGM dapat menampung dan memfasilitasi peluang-peluang yang ingin diraih oleh SDM di Kulon Progo sekaligus berharap SV UGM dapat membangun gedung di Kulon Progo, sehingga dapat memberi kemudahan bagi SDM sekitar untuk mendalami/melanjutkan studi yang terkait dengan keterampilan b idang tertentu. Sehingga warga Kulon Progo memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menimba ilmu di SV UGM dengan jangkauan jarak yang lebih dekat," harapnya.

Sementara itu Paripurna meyakini bahwa ke depan, Kulon Progo akan menjadi pusat kegiatan yang luar biasa dari DIY, terutama dengan akan didirikannya bandara DIY. Hal ini adalah masa depan yang cerah bagi Kulon Progo.

"UGM saat ini mencanangkan untuk menjadi socio enterpreneur university, artinya ingin menjadi universitas yang memiliki jiwa wirausahawan yang berorientasi pada masyarakat. Salah satu perwujudan dari socio enterpreneur university adalah mencanangkan sikap start from the end, mulai dari belakang. Artinya, kita harus mengetahui tujuannya seperti apa keadaannya seperti apa, baru di mulai. Sehingga kita memulai sesuatu setelah melihat kebutuhan dari masyarakat," jelas Paripurna terkait kegiatan SV UGM.

Dirinya juga ingin mewujudkan harapan Presiden Jokowi untuk membangun banyak teknopark, yaitu satu kesatuan kegiatan yang pada intinya ada unsur pendidikan, wirausaha, praktek, sehingga universitas dan masyarakat bersama-sama mengembangkan ilmu pengetahuan maupun keterampilan-keterampilan dalam rangka memakmurkan masyarakat setempat.

"Saya kira dalam hal ini Kulon Progo menjadi partner yang sangat baik bagi UGM," tuturnya.

Hotma Prawoto menambahkan bahwa SV UGM adalah salah satu unit pendidikan dari berbagai program di UGM. SV ini adalah program politeknik di dalam universitas. Saat ini dalam SV UGM terdapat 27 program studi dengan jumlah mahasiswa 8500 orang. Terkait program pengabdian masyarakat atau community services program dari sekolah vokasi UGM, menurut Hotma Prawoto bertujuan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan manajemen dan mutu pembelajaran di SMK.***