Bupati Tinjau Bedah Rumah di Pengasih

  • 30 November 2014 09:38:25
  • 2016 views

Ahad, (30/11), Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo dan Wakil Bupati, Drs. Sutedjo  mengunjungi lokasi bedah rumah di daerah Terbah dan Tunjungan, Pengasih. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Kemin (51), korban kebakaran rumah yang terjadi akhir Agustus lalu. Kebakaran yang terjadi saat itu menghabiskan seluruh harta yang berada di dalam rumah, diperkirakan kerugian mencapai Rp250 juta. Beruntung gotong royong masyarakat masih sangat subur, sehingga masyarakat sekitar bersama-sama memadamkan api supaya tidak meluas. Tidak hanya itu, Bupati saat itu langsung meninjau dan menyerahkan bantuan dari Bazda dan pribadi. Gotong royong juga dilakukan tetangga Kemin yang diwujudkan dengan bersama-sama membangun rumah di atas lahan sisa kebakaran lalu.

Tak hanya masyarakat, para PNS di lingkungan Kabupaten Kulon Progo juga memberikan bantuan melalui Bazda sebesar Rp 8 juta, melengkapi bantuan yang telah diserahkan setelah kebakaran, yaitu Rp 2 juta. Tak hanya itu, PT Sun Chang Indonesia juga tergerak memberikan bantuan 20 zak semen kepada Kemin. Menurut Bupati, bantuan ini menunjukkan kepedulian pihak swasta kepada masyarkat. Ke depan, Bupati berharap agar PT Sun Chang Indonesia ikut berpartisipasi dalam program one village one sister company di Kulon Progo.

Titik bedah rumah kedua pada hari itu adalah rumah Mangun Utomo, warga Tunjungan, Pengasih. Rumahnya mendapat bantuan bedah rumah dari dana APBD II sebesar Rp 10.180.000 yang telah diserahkan sebelumnya. Saat ini pengerjaan rumah Mangun Utomo sudah mencapai 70%.

Sebelum ada bantuan dari Pemkab Kulon Progo, masyarakat juga sudah bergotong royong membangun pondasi rumah Mangun Utomo. Pembangunan itu dilaksanakan siang malam secara bergotong royong, sehingga relatif lebih cepat selesai.

Dalam acara tersebut, Bupati juga memberi informasi kepada warga terkait bantuan Pemerintah kabupaten kepada desa, dimana bantuan itu diserahkan secara langsung kepada desa untuk biaya pembangunan yang dilaksanakan oleh desa sendiri. Selain itu Bupati juga memperhatikan infrastruktur jalan di sekitar Wates dan berharap agar jalan-jalan di Terbah dan Tunjungan bisa mulus, sehingga tidak terlihat ketimpangan dengan jalan-jalan yang ada di Wates. Masyarakat juga mengajukan usulan agar jalan-jalan di Terbah dan Tunjungan ini diperbaiki supaya masyarakat bisa nyaman ketika melewatinya.***