PENYERAHAN BEASISWA GNOTA, PT SARI HUSADA DAN PAMELLA

  • 22 September 2014 15:32:55
  • 2455 views

PT Sari Husada Generasi Mahardika Yogyakarta dan Pamella Supermarket Yogyakarta Salurkan bantuan sebesar Rp.49.800.000,- yang diperuntukkan 410 siswa SD/MI dan SMP/MTs di Kulon Progo. Masing-masing, PT Sari Husada Generasi Mahardika Yogyakarta memberikan bantuan sebesar Rp.37.800.000,- dan Pamella Supermarket Yogyakarta memberikan bantuan sebesar Rp.12.000.000,-. Maksud pemberian bantuan adalah untuk meringankan dan membantu anak asuh dari keluarga tidak mampu/ miskin yang masih duduk di bangku sekolah SD/MI dan SMP/MTs, dengan tujuan agar kebutuhan akan perlengkapan sekolah anak asuh seperti pakaian, seragam, tas, sepatu dan alat tulis dapat tercukupi.

Sasaran penerima bantuan meliputi 410 (empat ratus sepuluh) siswa SD/MI dan SMP/MTs sederajat dari keluarga tidak mampu yang berada di wilayah kecamatan dengan prosentase jumlah penduduk termiskin yang terbanyak di Kabupaten Kulon Progo yakni Kecamatan Kokap, Samigaluh, Kalibawang dan Girimulyo dengan perincian di Kecamatan Kokap 136 siswa, Samigaluh 106 siswa, Kalibawang 83 Siswa, Girimulyo 85 Siswa.

Kepala Bagian Kesra Setda Kulon Progo, Arif Prastowo,S.Sos, MSi dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan untuk Siswa SD/MI sebesar 48 juta untuk 400 siswa SD/MI masing masing siswa menerima bantuan sebesar Rp 120 ribu. Siswa SMP/MTs jumlah bantuan sebesar Rp 1,8 juta untuk 10 siswa SMP/MTs masing-masing menerima bantuan sebesar Rp.180 ribu.

 Direktur PT Sari Husada Generasi Mahardika Yogyakarta, Indah Prasetyoningtyas menyampaikan sudah lebih 20 tahun kerjasama terkait orang tua asuh. Sari Husada ada sejak 1954 kerjasama Unicef dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi kekurangan gizi di Indonesia, awalnya bernama Sari Delai. Meskipun beberapa kali berganti pemilik tapi misi sosial tetap dijaga, bahkan bukan hanya sosial tapi juga komitmen jaga kualitas produk, dan safety semua pihak yang terkait dan kredibility. "Harapan agar bantuan bermanfaat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya" kata Indah. Selain di DIY ada juga Beasiswa untuk wilayah Klaten tambahnya.

 Asisten General Manager Pamela Supermarket Wildan Zia Muhammad Dani menyampaikan, meskipun Pamela baru bergabung dengan L-OTA, 2 tahun terakhir, dan meski belum ada Pamela di Kulon Progo, tetapi tetap dapat memberi manfaat bagi warga Kulon progo, dapat membantu semangat belajar anak didik. "Semoga anak Indonesia saat ini bisa lebih baik dari sebelumnya" harapnya.

 Arif Prastowo, juga menyampaikan Laporan LGN-OTA (Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) Pada Acara Penyerahan Bantuan Anak Asuh Tahun Ajaran 2014, Senin (24/9) yang dilaksanakan di UPTD PAUD dan Dikdas Kecamatan Kokap.

Sumarsana, Kepala Dinas Pendidikan yang dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Kulon Progo menyampaikan  terimakasih kepada donator Sari Husada dan Pamela Supermarket atas bantuan ini. Disampaikan juga bahwa semua guru di Kulon Progo diharapkan juga mempunyai album kemiskinan siswa didiknya, dan pernah berkunjung kesana, sehingga tahu persis kondisi keluarga siswa terutama siswa miskin. Dengan bantuan ini siswa diharap bersyukur. Pendidikan anak sangat penting, karena anak merupakan modal dasar penerus bangsa, yang mampu meneruskan cita-cita bangsa Indonesia.

Wakil L-OTA DIY Tuti Purwani berharap Bantuan ini betul-betul dimanfaatkan anak-anak untuk membantu biaya sekolah. Karena, meski sudah ada BOS, ternyata masih banyak biaya yang dibutuhkan untuk beli buku atau peralatan sekolah yang lain. Diharap dengan bantuan ini dapat memacu semangat anak untuk belajar. Salah satu siswa penerima bantuan, Ade Rahma Putra siswa Kelas 4 MI Maarif Kokap yang tinggal di Sangkrek Hargorejo Kokap menyatakan senang dapat bantuan ini dan akan diberikan orang tuanya untuk membeli perlengkapan sekolah.(AT)