Wabup Terima Tim Penilai Nasional

  • 15 Agustus 2014 20:33:30
  • 1210 views

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menerima Tim Penilaian Lomba Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Kedelai dari Tingkat Nasional yang dipimpin oleh Ir.Rita Mezu,MM. Tim Nasional ini selain melaksanakan penilaian terhadap Kelompok Tani (KT) Ngudi Rukun di Tegalsari Jatirejo Lendah sekaligus melakukan pembinaan.

Prestasi sebelum maju tingkat nasional, KT Ngudi Rukun tanggal 4 Februari 2014 meraih Juara I pada Lomba PTT Kedelai Tk Kabupaten Kulon Progo Tahun 2014, pada 2 Juni 2014 meraih Peringkat I pada Lomba PTT Komoditas Kedelai Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terkait Kedelai, Wakil Bupati (Wabup) menyatakan kedelai merupakan bahan baku berbagai pangan yang setiap hari dikonsumsi dan dibutuhkan masyarakat bahkan limbahnyapun dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Sehingga sebenarnya bagi petani akan mendapatkan hasil memadai yang pada gilirannya mampu meningkatkan perekonomian bagi petani.

Ketua KT Ngudi Rukun Yitno Sumardi menjelaskan kelompoknya berdiri sejak tanggal 8 Maret 1992, bersama anggota berusaha mengatasi tantangan dengan melaksanakan program intensifikasi tanaman pangan dari pemerintah.

Ir.Rita dalam kesan pesannya menyampaikan terimakasih kepada KT Ngudi Rukun yang telah bekerja keras dan cerdas. Demikian halnya kepada Pembina KT Ngudi Rukun sehingga dapat maju ke tingkat nasional.

Saat KT Ngudi Rukun, ada 8 kelompok dari daerah lain yang maju tingkat nasional. Disebutakan, melalui lomba ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap petani yang gigih dalam usaha bertani. Sehingga diharapkan petani akan semakin maju dalam mengembangkan pertanian, dan terus berjuang untuk jadi petani yang lebih baik lagi.

Tim nasional bertugas memverifikasi apa yang sudah dilakukan oleh tim provinsi dan kabupaten. Dari hasil verifikasi tim nasional, secara umum sudah bagus, dilihat dari sisi teknis dan aspek sudah berjalan sesuai aturan, Pembinaan petugas sudah dilaksanakan.

Sedangkan untuk evaluasi, pembukuan kelompok perlu ditingkatkan. Dari segi pembukuan sudah konsisten, secara teratur dibukukan, Cuma ada satu pesan tim setiap bulan pembukuan belum ditutup. Disarankan agar ada penutupan buku sehingga tiap akhir bulan bisa dilihat kondisi keuangan.

Untuk pemupukan modal, iuran anggota seribu rupiah tiap pertemuan jika bisa akan lebih bagus akan ditingkatkan. Kelompok sudah bagus punya buku tabungan di bank. Disarankan, untuk pemupukan modal anggota, belum tercermin selisih jual beli kedelai, dan selisih pupuk. (at.MC)